Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAMBIUPDATE.CO, MUARABUNGO - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pancuran Telago Kabupaten Bungo, mengalami kerugian hingga milyaran rupiah. Hal ini disampaikan oleh Tomi usman, pelaksana tugas Direktur PDAM.

Tomi Usman menjelaskan, saat ini ada sebanyak 5.838 pelanggan yang menunggak pembayaran. Jika dihitung, jumlah tunggakan tersebut nominalnya mencapai Rp 4 milyar.

"Ada Rp 4 milyar hutang, setelah diverifikasi ulang, ada Rp 1,4 milyar hutang pelanggan PDAM yang tidak bisa di tagih lagi. Ada beberapa alasan yang membuat nunggak. Pertama rumahnya tidak ada lagi, dan orangnya tidak ada lagi, hingga putus tidak ada hubungan," ungkapnya.

Terkait persoalan ini, Tomi mengaku pihaknya sudah menyampaikan dalam rapat dengan dewan pengawas. Ia terus berusaha untuk membenahi persoalan yang sudah dari dahulu ini.

"Kita sudah melaporkan kepada pak Bupati, kiranya 1,4 milyar itu, lebih baik kita putihkan, karena yang mau membayar tidak ada dapat dicari. Sementara yang bisa tertagih hanya sekitar Rp2,6 milyar ," sebutnya. (ptm)


Komentar

Berita Terkait

Kasus DBD di Tebo Tahun Ini Meningkat

Waduh.... Kantor Bupati Muarojambi Jadi Kolam Genangan Air

"PLN Mengajar" Sambangi SMAN 8 Muarojambi

50 Hektar Lahan Tahura di Batanghari Bakal Rehabilitasi

Musim Penghujan, Waspada DBD!

Rekomendasi




add images