iklan Penyidik KPK memperlihatkan Barang bukti Uang Suap hasil OTT. Foto : Fedrik Tarigan / Jawapos
Penyidik KPK memperlihatkan Barang bukti Uang Suap hasil OTT. Foto : Fedrik Tarigan / Jawapos

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA Tim Satgas Penindakkan Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini, tim melakukan operasi senyap pada Jumat malam (28/12) dengan mengamankan pejabat PUPR.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarief menyebut ada total 20 orang yang diamankan. Mereka berasal dari berbagai unsur latar belakang yang berbeda. Tak hanya itu, tim juga mengamankan barang bukti uang suap yang disita saat para pihak yang diduga tengah melakukan transaksi suap menyuap.

Tim mengamankan barang bukti awal sebesar Rp 500 juta dan SGD 25.000 serta satu kardus uang yang sedang dihitung, ujarnya pada awak media, Jumat malam (28/12).

Terkait pangkal kasus, Syarief menuturkan jika OTT yang dilakukan pihaknya diduga berkaitan dengan kasus persediaan air minum di sejumlah daerah untuk tanggap bencana. Namun, dia belum merinci tanggap bencana mana yang dimaksud.

Sedang kami dalami keterkaitan dengan proyek sistem penyediaan air minum untuk tanggap bencana, tukasnya.

Nantinya, usai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang diamankan dan gelar perkara, pihaknya akan menjelaskan semua lebih rinci ihwal perkara yang sedang ditangani lembaganya.

Sesuai KUHAP dalam waktu maksimal 24 jam akan ditentukan status hukum perkara dan pihak-pihak yang diamankan, tutupnya.

(ipp/JPC)


Sumber: www.fajar.co.id

Berita Terkait



add images