iklan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno. Foto : Ricardo / JPNN
Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno. Foto : Ricardo / JPNN

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA - Dalam debat capres Kamis (18/1) malam, Prabowo Subianto menilai korupsi kecil merupakan hal yang wajar. Hal itu diucapkannya setelah menerima pertanyaan dari Jokowi dalam debat capres cawapres di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

"Kalau kasus itu sudah melalui proses, dia sudah dihukum dan kalau memang hukum mengizinkan, kalau dia masih bisa dan rakyat menghendaki dia karena dia mempunyai kelebihan-kelebihan lain, mungkin korupsinya juga nggak seberapa," kata Prabowo.

Prabowo menjawab hal itu setelah ditanya komitmennya oleh Jokowi tentang pemberantasan korupsi. Sebab, menurut Jokowi, Prabowo sebagai ketum Partai Gerindra menyetujui enam mantan narapidana korupsi maju sebagai calon anggota legislatif.

Setelah menerima pertanyaan itu, Prabowomencoba menjawabnya. Namun, moderator menyela Prabowo. Hal itu dikarenakan Prabowo menjawab di waktu bertanya yang sudah diberikan kepada Jokowi.

Saat itu pula, Sandi langsung memijit Prabowo. Sebab, Prabowo tampak terburu-buru ingin menjawab pertanyaan Jokowi tetapi belum masuk waktunya untuk menjawab.

Dia menjelaskan, mantan narapidana korupsi sudah melewati proses hukuman berdasarkan undang-undang. Sementara jika hak politiknya masih diberikan, mantan narapidana korupsi boleh mengajukan diri sebagai caleg.

"Kalau merugikan rakyat triliunan, mungkin kami yang akan lawan," tandas Prabowo. (tan/jpnn)


Sumber: www.jpnn.com

Berita Terkait



add images