Wali Kota Jambi Syarif Fasha. Foto : Ist
Wali Kota Jambi Syarif Fasha. Foto : Ist

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI Kerjasama antar BPJS Kesehatan dan tiga rumah sakit di Kota Jambi belum kembali terjalin. Dampaknya pelayanan kesehatan terhadap masyarakat kurang optimal, karena menumpuknya pasien di beberapa rumah sakit.

Ketiga Rumah sakit yang dihentikan kerjasama itu yakni RS Royal Prima Jambi, RS Mayang Medical Centre (MMC), RS Umum Kambang.

Wali Kota Jambi Syarif Fasha kembali angkat bicara terkait hal ini. Ia mengaku sudah banyak menerima keluhan masyarakat terkait hal tersebut.

Dirinya mengingatkan kepada BPJS Kesehatan jangan terlalu ribet untuk administrasi kerjasama dengan sejumlah rumah sakit tersebut.

Yang bayar masyarakat, bukan uang BPJS Kesehatan. Uang kami Pemerintah Daerah, masyarakat dan Pemerintah Pusat. BPJS hanya mengatur saja. Rasanya tidak sependapat jika masalah administrasi kecil dipersulit, kata Fasha.

Fasha menyebutkan, pada pada dasarnya, bagaimana pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa lebih cepat, mudah dan dekat.

Kini ada tiga rumah sakit yang terbengkalai karena BPJS Kesehatan, imbuhnya.

Kata Fasha, dampaknya banyak terjadi penumpukan pasien di rumah sakit lain, contohnya di rumah sakit Abdul Manap. Banyak yang menumpuk, sehingga yang tadi harusnya mendapat pelayanan pukul 10.00 WIB, bisa harus menuggu 2 jam, karena rame, ujarnya. (hfz)


Komentar

Rekomendasi




add images