Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Fikar Azami.
Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Fikar Azami.

Oleh : Fikar Azami

Menyambutp pestademokrasi penting bagi anak muda mengambil bagian untuk menentukan arah bangsa kedepan. Partisipasi politik anak muda menjadi penentu untuk menghasilkan pemilu dan pemimpin yang berkualitas. Generasi muda terlahir untuk mengatasi berbagai kondisi dan permasalahan yang ada, dan sudah saatnya pemuda menempatkan diri sebagai generasi muda yang aktif untuk dapat memimpin proses perubahan bangsa. Gerakan pemuda sebagai gerakan civil society akan terus menempatkan pemuda di posisi terdepan sekaligus pengawal perubahan. Semangat inilah yang semestinya terus terjaga di setiap gerakan kepemudaan. Independensi sebagai pilihan semangat gerakan pemuda dan kemandirian sebagai jiwanya, tidak boleh luntur dalam gerakan pemuda. Seribu orang tua hanya dapat bermimpi satu orang anak muda dapat mengubah dunia pernyataan presiden pertama Republik Indonesia Bung Karno yang dikutip dari bukunya yang berjudul penyambung lidah rakyat mempunyai makna yang begitu kuat akan peran anak muda. Tidak bisa dipungkiri bahwa perubahan yang terjadi di negeri ini adalah hasil peran serta para pemuda. Peristiwa Rengasdengklok, sebuah peristiwa penting di penghujung perjuangan meraih kemerdekaan adalah salah satu contohnya. Pada peristiwa itu para pemudalah yang mendesak para tokoh pencetus kemerdekaan Indonesia untuk secepatnya menyusun naskah proklamasi dan pada 17 Agustus 1945 dibacakanlah naskah proklamasi untuk menyatakan bahwa bangsa Indonesia merdeka dan telah terbebas dari para penjajahan.

Selain di Indonesia, peran pemuda juga terlihat di berbagai perubahan peradaban dunia ini. Sebagai contoh adalah penaklukkan Konstantinopel yang merupakan ibukota Romawi Timur (Bizantium), Napoleon Bonaparte pernah mengatakan, Apabila dunia ini adalah sebuah Negara, maka Ibukotanya adalah Konstantinopel. Kota itu ditaklukkan oleh seorang pemuda berumur 23 tahun, dialah Muhammad Al-Fatih. Pada zaman Rasulullah juga banyak pemuda hebat, sebut saja Usamah bin Zaid (18 tahun) yang memimpin pasukan untuk menghadapi pasukan terbesar dan terkuat di masa itu dan beliau menjadi Jenderal termuda yang ditunjuk Rasulullah SAW
Sosok-sosok muda di panggung politik belakangan ini menjadi daya tarik tersendiri. Hal ini pula yang mendorong banyaknya generasi muda yang antusias ikut ambil bagian dalam dunia politik karena kesempatan terbesar dimiliki oleh anak anak muda.

Shamma al Mazrui dilantik menjadi Menteri urusan kepemudaan di uni emirate Arab pada usia 22 tahun. Perempuan kelahiran 1994 itu dinilai memiliki kemampuan untuk memangku jabatan tersebut oleh Perdana Menteri Mohammad bin Rashid al Maktoum.

Dibawah pemerintahan Perdana Menteri Mahathir Mohammad pada Juli 2018 lalu. Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, atau yang dikenal sebagai Syed Saddiq juga ditunjuk sebagai menteri pada usia muda. Pria berusia 25 tahun itu diangkat menjadi menteri pemuda dan olahraga Malaysia.

Sebastian Kurz memiliki Pengalaman sebagai menteri yang menangani masalah integrasi menghantarkannya sebagai Menteri Luar Negeri Austria pada 2013. Dia menjadi menteri termuda sepanjang sejarah Austria dan menteri luar negeri termuda di dunia pada saat itu.

Justin Trudeau perdana Menteri kanada, Tidak jarang keputusan untuk terjun di dunia politik pada usia yang masih tergolong muda membuahkan hasil yang manis bagi Trudeau.

Emmanuel Macron presiden Francis, Ia dianggap sebagai sosok yang mengejutkan dalam pemilihan Presiden Francis. Dia terpilih menjadi presiden termuda Francis dalam sejarah berusia 39 tahun ( 21 Desember 1977).

Generasi muda membangun merupakan satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan akan berperan dalam pembangunan bangsa Indonesia. Generasi muda membangun menempatkan diri sebagai agen sekaligus pemimpin dari perubahan. Pemuda harus memperjuangkan cita-cita bangsa melalui perjuangan dan inovasi. Sehingga para pemuda selalu diharapkan untuk proses kemajuan dari bangsa itu sendiri. Sebagai bangsa dengan segala kemajemukannya diperlukan kepemimpinan anak muda yang kuat. kedepan bukan hanya prestasi yang dilahirkan yakni juga sebuah inovasi untuk daya saing yang kuat. Pelaku system inovasi dapat diwaliki oleh individu maupun organisasi, yang berintegrasi melalui jejaring antar organisasi dalam bentuk proses komunikasi, pertukaran, kerja sama persaingan dan lainnya didukung oleh teknologi komunikasi dan informasi yang interaktif, Memimpin Itu Berinovasi, Adil dan Berkelanjutan.

Muda membangun merupakan sebuah pemantik cita-cita luhur untuk menggugah semangat anak anak muda bersama membangun jati diri dan karakter bangsa. Saatnya kita bersama menggoreskan paradigma baru. Muda itu punya gagasan, berani bertindak dan menjaga semangat.


Komentar

Berita Terkait

Lego Legoland

Wag The Dog

Kaleidoskop Politik Jambi 2018

Kesiapan Daerah Menghadapi Integritas Ekonomi Dalam MEA

Merindukan Guru Yang Inovatif, Kreatif dan Profesional

Rekomendasi




add images