PTP Nusantara VI Unit Usaha Kayu Aro, yang terbakar kemarin.
PTP Nusantara VI Unit Usaha Kayu Aro, yang terbakar kemarin.

JAMBIUPDATE.CO, KERINCI - PTP Nusantara VI Unit Usaha Kayu Aro, rugi besar akibat kebakaran gudang umum yang terjadi pada Jumat (28/06) belum lama ini. Tak tanggung-tanggung, bahkan kerugian anak usaha BUMN tersebut cukup pantastis yakni Rp 3 Miliar lebih.

Hal tersebut diakui langsung Humas PTPN VI Kayu Aro, Kamiyanto, dikonfirmasi wartawan pada Selasa (2/7/2019).

Dikatakan Kamiyanto, kerugian besar yang dialami PTPN VI Kayu Aro, disebab beberapa perlatan penting seperti alat pemetik teh yang juga ikut terbakar. "Kerugian tiga miliar koma sekian lah, akibat kebakaran gudang. Peralatan banyak terbakar, alat pemetik teh juga. Gudang itu kan tempat penyimpanan peralatan, yang baru maupun yang lama," bebernya.

Terkait hal itu, pihak PTPN VI sudah melaporkan ke Kepolisian maupun ke PTPN Pusat di Jambi atas kejadian ini. Bahkan, pihak kepolisian sudah turun ke lokasi kebakaran tersebut. Menurutnya, dugaan kebakaran tersebut disebabkan arus pendek listrik. 

Lebih jauh menurut Humas  PTPN VI Kyu Kayu Aro, meskipun semua perlatan di dalam gudang terbakar, namun operasional PTPN yakni produksi teh tetap berjalan seperti biasa. "Operasional kita aman, tetap jalan. Yang terbakar kan alat didalam gudang, kalau yang diluar kan nggak," ujarnya lagi.

Sebelumnya Kapolres Kerinci, AKBP Dwi Mulyanto, mengatakan pihak kepolisian sudah turun kelokasi. Kebakaran gudang milik PTPN VI unit Kayu Aro disebabkan korsleting listrik. "Info sementara di duga hub arus pendek /konsleting," ujar Kapolres.(adi)


Komentar

Rekomendasi




add images