Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Kabut asap kembali menyelimuti Kota Jambi. Asap pekat terjadi pada Rabu malam (10/10). Hal tersebut diikuti buruknya kualitas udara di Kota Jambi, hingga kembali masuk kategori berbahaya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi Kota Jambi, Dr. Ardi mengatakan, kondisi udara beberapa waktu sebelumnya sempat baik hingga sedang.

Namun, mulai pada Rabu malam (10/10) kondisi udara di Kota Jambi mengalami peningkatan status menjadi berbahaya. Berdasarkan pantauan AQMS dengan indikator PM 2.5 pukul Rabu malam, di angka 400 dengan kategori berbahaya.

“Perkembangannya terus menurun, pada Kamis pagi dalam kategori tidak sehat.

Kondisi peningkatan pekatnya asap ini terjadi sore hingga malam," imbuhnya.
Addi Setiadi, Kepala BMKG Stasiun Jambi mengatakan, kembali munculnya asap di Kota Jambi karena ada beberapa titik api di wilayah Provinsi Jambi. Titik panas tersebut terpantau dari satelit BMKG.

"Data terakhir ada 65 titik panas terpantau. Paling banyak di Tanjung Jabung timur ada 49 titik, sisanya di Merangin, Muaro Jambi, Sarolangun dan Batanghari," kata Addi. (hfz)


Komentar

Rekomendasi




add images