Kebakaran Hutan dan Lahan yang terjadi di Jambi beberapa waktu lalu.
Kebakaran Hutan dan Lahan yang terjadi di Jambi beberapa waktu lalu. (Dok Jambiupdate)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI - Perpanjang status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sejak 20 Oktober lalu hingga 10 November, berakhir alias tidak diperpanjang.

Ini diputuskan Satuan Tugas Gabungan Karhutla berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG. Juga pada Minggu (10/11) melakukan pemantauan udara langsung.

Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah. Kata Dia walaupun masih masuk fase ringan ke sedang potensi hujan lebat sudah ada.

"Karena itu kita tutup status siaga darurat Karhutla di Jambi," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Bayu ini mengatakan untuk tahapan penutupan status Karhutla sudah dimulai dengan pemulangan alat bantuan dari pusat (BNPB).

"Heli Waterboombing sudah mulai dikembalikan, dari 4 heli boombing dan 1 heli patroli tinggal 3 heli di Jambi untuk secara bertahap akan dikembalikan ke pusat," tukasnya. (aba)


Komentar

Berita Terkait

Selama 2019, Ini Jumlah Lahan Terbakar di Jambi

Dikepung Asap, Warga Cemara Mengungsi

Karhutla Terluas di Lahan Berizin

Rekomendasi




add images