JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Warga Jalan Elang 08, Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi sempat dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya di kawasan permukiman, Minggu (15/3/2026) petang. Beruntung, tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi bergerak cepat dan berhasil mengevakuasi hewan tersebut hanya dalam waktu sekitar 10 menit.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan laporan keberadaan buaya diterima petugas pada pukul 18.01 WIB melalui layanan WhatsApp Damkar.
BACA JUGA: Tukang Ojek Dipukul dan Motor Dirampas Penumpang, Pelaku Ditangkap Polisi
“Setelah menerima laporan dari warga bernama Leo, petugas langsung bergerak menuju lokasi sekitar pukul 18.06 WIB dan tiba di tempat kejadian pada pukul 18.16 WIB,” ujar Mustari.
Evakuasi dilakukan oleh tim Pleton 2 Mako yang dipimpin Danru 1 Pleton 2, Juliansyah Sulaiman, dengan melibatkan lima orang personel. Petugas menggunakan sejumlah peralatan seperti stik jerat, jaring, serta tali pita webbing untuk mengamankan buaya tersebut.
BACA JUGA: Ivan Wirata Bukber Jurnalis, Diskusikan Soal Defisit Hingga Tantangan Provinsi Jambi
Menurut Mustari, proses evakuasi berjalan lancar tanpa kendala. Buaya yang diamankan diketahui memiliki panjang sekitar 1 meter dengan berat sekitar 5 kilogram.
“Buaya berhasil dijerat menggunakan stik khusus, kemudian diamankan dengan jaring dan diikat menggunakan tali webbing agar tidak membahayakan,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh proses penanganan berlangsung cepat dan tidak ada petugas yang mengalami cedera. Setelah evakuasi selesai, tim Damkar kembali ke markas pada pukul 18.55 WIB.
BACA JUGA: Malam Takbiran di Kota Jambi Bakal Semarak, Pemkot Siapkan Pawai Takbir Mobil Hias Berhadiah Jutaan
Mustari menegaskan bahwa setiap operasi penyelamatan yang dilakukan Damkar Kota Jambi selalu berpedoman pada prinsip 5T, yakni terencana, terukur, terarah, terlayani, dan tuntas.
“Pelayanan ini juga mengacu pada Permendagri Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis SPM Sub Urusan Kebakaran Daerah Kabupaten/Kota,” pungkasnya. (hfz)
