iklan Ustaz Abdul Somad di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (19/11). Kedatangannya dalam rangka kegiatan tausiyah bersama jajaran dan pegawai KPK.
Ustaz Abdul Somad di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (19/11). Kedatangannya dalam rangka kegiatan tausiyah bersama jajaran dan pegawai KPK. (Rizky Agustian / FAJAR INDONESIA NETWORK.)

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA– Video ceramah Ustad Abdul Somad (UAS), soal Catur haram kembali ramai dibicarakan publik di media sosial. Video itu, diduga diambil pada tahun 2017 lalu. Dalam video itu, UAS mengatakan catur dan dadu haram.

“Taz, boleh nggak mau main domino? Nah dalam mazhab Hanafi mengharamkan dadu dan catur, itu menghabiskan waktu,” ungkap UAS dalam video tersebut.

“Masa olahraga tapi bengong sampai tiga jam, aduh, mau persatuan catur nanti marah sama saya terserahlah,” sambung Ustaz Somad.

Pernyataan ini kemudian viral. UAS pun diserang oleh beberapa pihak. Salah satu media online kontroversial pun tak mau ketinggalan untuk menyerang UAS.

Merasa diserang, UAS membuat klrifikasi melalui akun Instagramnya @ustadzabdulsomad_official. Ulama 42 tahun ini menukil beberapa mazhab untuk memperkuar argumennya.

“Menurut Imam an-Nawawi dari kalangan mazhab Syafi’i: Main catur itu makruh.
(Tapi jika melalaikan shalat, jadi haram).
Menurut Imam Malik dan Imam Ahmad: haram. Imam Malik: catur lebih jelek dari dadu, karena lebih melalaikan. (Sumber: Syarh Shahih Muslim: juz.15, hal.15),” tulis UAS.


Berita Terkait



add images