Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE.CO, SAROLANGUN - Hingga saat ini, masih banyak aset milik Pemkab Sarolangun berupa kendaraan roda empat atu mobil yang belum dikembalikan oleh para mantan pejabat yang sudah tidak menjabat lagi atau masuk masa pensiun.

Wakil Bupati Sarolangun, Hillalatil Badri, menyebutkan, jumlahnya masih ada sekitar belasan unit dari jumlah total lebih kurang 20 unit mobil dinas. Maka dari itu, dirinya menegaskan permintaan mobil dinas untuk dapat dikembalikan ke pengelola aset.
“Masalah penarikan mobil dinas ini tidak ada indikasi politik atau unsur ketidak sukaan terhadap pejabat yang bersangkutan," katanya.

Disampaikannya, hal tersebut murni untuk menjalankan tugasnya sebagai pengawasan dan menanggapi rekomendasi dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI dan koordinator supervisi dan pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Yang jelas, niat kita menyurati dari pada pejabat yang sudah pensiun tapi masih memakai mobil dinas , karena saya lakukan atas dasar tindak lanjut dari temuan BPK, kemudian ditegaskan lagi oleh korsupgah KPK. Korsupgah KPK sendiri tolong disurati dan beri waktu. Saya tidak ada implikasi politik, apalagi persoalan suka atau tidak suka. Karena ini tugas saya sebagai wakil bupati dan menjalankan apa yang sudah ditegaskan korsupgah KPK," terangnya. (hnd)


Komentar

Rekomendasi




add images