Asteroid raksasa dekati bumi.
Asteroid raksasa dekati bumi. (Net)

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA – Asteroid raksasa berdiameter 1 kilometer mendekari bumi, Sabtu (15/2) besok.

Asteroid ini sangat besar dan menjadi mesin pembunuh jutaan manusia jika menabrak bumi.

Saat melintas, asteroid yang dijuluki 163373 (2002 PZ39) ini hanya berjarak 0,038 astronomical unit (au) dari bumi.

NASA mengatakan asteroid raksasa tersebut tidak akan menabrak bumi. Meski begitu, potensi asteroid keluar dari orbitnya dan menghantam bumi tetap ada.

Jika ateroid itu menabrak bumi, jutaan manusia akan punah. Itu belum termasuk dampak tsunami yang ditimbulkan.

NASA menganggap ancaman mengerikan asteroid ini juga muncul dari pergerakannya yang sangat cepat.

Dalam catatan NASA, asteroid pembunuh ini melaju hampir 34 ribu mile per jam. Dengan kata lain, jika menghantam bumi dapat menyebabkan malapetaka mengerikan.

“Asteroid ini tidak mengancam bumi atau berbahaya,” ujar Direktur Pusat Studi Ojek Dekat Bumi NASA Paul Chodas, seperti dilansir dari Boston Herald, Jumat (14/2/2020).

“Kami telah mengamati asteroid ini selama bertahun-tahun dan tahu orbitnya dengan sangat baik,” tambahnya.

Selain Sabtu besok, asteroid ini akan kembali mendekati Bumi pada Selasa pekan depan karena orbitnya bersinggungan dengan orbit Bumi. Pada Selasa jaraknya hanya 251.000 mil dari Bumi.

“Tentu saja ini jadi objek yang perlu kita perhatikan,” ungkap ahli astrofisika Jonathan McDowell dari Pusat Astrofisika Harvard-Smithsonian.

“Mungkin asteroid itu tidak akan cukup untuk membuat manusia punah, tetapi itu akan membuat dunia yang sangat berbeda,” imbuhnya.

Melihat ukuran asteroid 2002 PZ39, Johathan MCDowell mengungkapkan, asteroid ini adalah ancaman eksistensial dalam jangka panjang untuk spesies manusia.

Paul Chodas mengungkapkan tak ada asteroid yang memiliki kemungkinan menabrak Bumi dalam 100 tahun ke depan.

(one/pojoksatu)


Sumber: www.pojoksatu.id

Komentar

Berita Terkait

Suami Main Gaple, Istri Ditusuk Pencuri

Kepsek tak Laporkan Penggunaan Dana BOS, Ini Sanksinya

Mekanisme Pencairan Dana Desa Berubah

Korban Virus Corona di Kapal Pesiar Bertambah Jadi 218

Rekomendasi




add images