Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Trend kasus Virus Covid-19 di Provinsi Jambi menunjukkan penurunan dalam tiga hari ini, terutama dalam jumlah Orang dengan Pengawasan (ODP) dan Pasien dalam Pemantauan (PDP).

Ini tentu sedikit memberikan angin segar dalam hal penangan Covid-19 yang sudah menjadi pandemi.

Jambi Update mencoba menginvetarisasi data terkait virus ini di Provinsi Jambi, baik data yang diperoleh dari Gugus Tugas maupun dari berbagai sumber yang kemudian diolah dan dibandingkan hari per hari.

Dari data itu, Virus Corona pertamakali membuat heboh masyarakat Jambi pada 26 Januari 2020. Kasus pertama, 1 orang WNA yang mengajar di salah satu sekolah swasta di Kota Jambi mempunyai riwayat perjalanan dari China, ia kemudian diisolasi (belum dikenal istilah ODP/PDP). Namun belakangan, hasil swab ke luar dan dinyatakan negatif Corona.

Berikutnya, berturut-turut warga-warga Jambi yang memiliki riwayat perjalanan dari daerah terdampak diisolasi, namun semuanya negatif Corona.

Pada 20 Maret 2020, mulai tercatat data-data yang dihimpun dari seluruh RS se Provinsi Jambu melalui Gugus Tugas. Waktu itu tercatat ODP 132 orang, PDP 11 orang dan belum ada yang positif (Data lengkap lihat info grafis di bawah ini, red).

Dari tanggal 20 Maret sampai 25 Maret, ODP terus menunjukkan kenaikan, tapi tidak terjadi secara signifikan. 132 ODP pada 20 Maret dan meningkat menjadi 178 pada 25 Maret. Ada peningkatan sebesar 46 pasien, dengan rata-rata belasan ODP per hari
Peningkatan ODP secara signifikan terjadi pada 26 Maret 2020 di mana jumlah ODP tercatat 783 orang.

Jika dibandingkan dengan data satu hari sebelumnya, ada peningkatan jumlah ODP sebanyak 605 orang.

Kemudian pada 27 Maret naik lagi sebanyak 228 orang dengan total jumlah ODP 1.011 orang.

Hingga 2 April 2020, jumlah pasien ODP di Provinsi Jambi terus naik hingga mencapai angka 1.115 orang.


Komentar




add images