Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA– Badan Kepegawaian Negara (BKN), menunda Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2019 akibat pandemi virus Covid-19 yang telah ditetapkan sebagai berncana nasional.

Pelaksanaan SKB yang pada rencana semula akan digelar mulai 25 Maret 2020 diputuskan ditunda sampai hingga waktu yang belum ditentukan.

Penundaan pelaksanaan SKB telah disampaikan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) melalui Surat Menteri PANRB Nomor B/318/M/SM/01.00/2020 tanggal 17 Maret 2020 perihal Penundaan Jadwal SKB Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019 dengan merujuk pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2019, dan Surat Kepala BKN Nomor K 26-30/V 205-4/99 tentang Jadwal Pelaksanaan Seleksi Penerimaan CPNS Formasi Tahun 2019.

“Seperti halnya dengan Seleksi Kompetesi Dasar (SKD), SKB akan menjadi rangkaian seleksi yang hasilnya akan turut menentukan kelulusan peserta dalam seleksi CPNS,” ujar Plt. Karo Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Paryono dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2020).

Paryono menerangkan sejumlah hal yang diatur dalam regulasi tersebut, di antaranya pembobotan nilai SKD dan nilai SKB adalah 40% dan 60%.

Penjelasan ini, sekaligus merupakan bantahan atas sejumlah informasi tak berdasar yang menyebutkan bahwa kelulusan pada seleksi CPNS Formasi tahun 2019 hanya melihat hasil SKD.

Saat ini BKN sedang mengkaji kemungkinan pelaksanaan SKB jika akan berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

“Selain itu BKN juga sedang mengelaborasi model pelaksanaan SKB yang tidak bertentangan dengan protokol kesehatan dan keselamatan jika akan digelar dalam situasi pandemi virus ini,” pungkas Paryono. (endra/fajar)


Sumber: www.fajar.co.id

Komentar

Berita Terkait

Penerimaan CPNS Tahun 2021 Belum Final

Siap siap, Tes SKB CPNS Digelar Akhir Agustus

Informasi Terbaru Soal Tes SKB CPNS Tebo, Baca di Sini

Seleksi CPNS Formasi 2019 Dilanjutkan

Guru Desak Kurikulum Darurat

Penerbangan, 1 Kali, 1 Hari

Rekomendasi




add images