Ashanty dan Anang Hermansyah.
Ashanty dan Anang Hermansyah. (Instagram)

JAMBIUPDATE.CO, SOSOK Ashanty kerap disebut sebagai figur yang sangat sempurna dalam kehidupan Anang Hermansyah dan kedua anaknya, Aurel Hermansyah dan Azriel.

Namun, sejatinya banyak tanda tanya saat sosok Ashanty yang masih muda mau menerima Anang tahun 2012 yang saat itu berstatus dua dengan dua anak.

Lalu, apa yang membuat Ashanty takluk di hadapan mantan suami Krisdayanti ini?

“Kalau cuma pengen dikenal orang, pansos, (seharusnya) pacarin aja, udah terkenal ngapain dikawinin, tinggal gitu,” ujar Ashanty dalma tayangan Channel Youtube Melaney Ricardo, Jumat (26/6/2020).

Diakui Ashanty tak mudah melangkah ke jenjang pernikahan kala itu, karena dia juga memiliki historis sebagai anak broken home, karena kedua orang tuanya bercerai.

“Aku tuh punya ketakutan sama yang namanya menikah. Karena aku punya satu ketakutan anak-anakku akan mengalami yang aku rasakan waktu aku kecil, orang tua aku berpisah juga. Dan, aku menikah tuh pokoknya mencari orang yang kaau bisa, aku engak mau berpisah,” bebernya.

Saat itu, Ashanty berpikir hampir lelaki semuanya sama, dimana kalau punya uang akan meremehkan orang lain. “Aku orangnya kalau sudah main tangan, ada orang lain, aku pasti selesai, Aku enggak mikir anka. Dan kalau itu selesai, kasian anakku kan,” jelasnya.

Dan, entah bagaimana semua pikiran buruknya tentang kaum Adam berubah saat melihat Anang. “Pas aku ketemu dia aku ngelihat ini orang pasti setia, enggak tahu nanti, mudahan ya sampai hari ini sih setia. Aku enggak mau takabur, kita enggak pernah tahu. Sampai saat ini alhamdulillah ya aku punya keyakinan (Anang setia),” ungkapnya.

Selain setia, yang menguatkan Ashanty mau menikah dengan Anang adalah melihat kedekatannya dengan anak-anaknya. “Pertama dia setia, kedua gimana dia dengan anak-anaknya. Dia bisa men-treat (memperlakukan) anak-anaknya dengan baik, agamanya juga kuat,” lanjutnya.

“Aku mau di pernikahan jadi orang yang benar, jadi orang yang baik, jadi orang yaang mengabdi di keluargaku. Aku enggak mungkin menemukan itu kalau laki-lakinya mungkin seperti ini seperti itu. Saat aku ketemu dia (Anang), aku yakin dia pasti pernikahan keduanya akan lebih baik. Aku pun juga maunya pernikahan yang lebih baik, apalagi kita punya anak-anak, nanti kita juga punya anak lagi,” bebernya.

Dan, satu yang penting adalah restu ibu kandung Ashanty mengalir begitu saja ke Anang, padahal saat itu para saudaranya mempertanyakan keputusannya yang mau bersama duda.

“Terus enggak tahu kenapa mamahku tuh langsung kayak kasih restu,” ungkapnya.

Saat, ekonomi Anang yang masih carut marut mendadak perlahan bangkit saat keduanya merintis bersama hingga saat ini. (nin/pojoksatu)


Sumber: www.pojoksatu.id

Komentar

Rekomendasi




add images