Jerinx SID.
Jerinx SID. (@jrx/@guswib_)

JAMBIUPDATE.CO, MUSISI Jerinx Superman Is Dead (SID), mempertanyakan alasan petugas kepolisian melarang konser musik di tempat nongkrongnya, Twice Bar, di Bali, Sabtu (27/6/2020).

Dia membandingkan saat konser musik yang dilakukan di Wisma Atlet untuk menghibur penderita Covid-19. “Bandingkan video dua konser di malam yang sama ini. Satu di Twice Bar satunya lagi di Wisma Atlet. Apa bedanya? Kenapa hanya Twice yg dilarang?,” tanyanya, Minggu (28/6/2020).

Jerinx menduga larangan di Twice karena mereka selalu bersuara tentang Covid-19 bagian dari teori konspirasi. “Oh iya. Twice tidak mau dijajah WHO. Itu saja bedanya. Masih mikir WHO bukan penjajah? Sadar kita sedang diadu domba? Sadar enggak jika kita bersatu maka semua akan kembali normal?,” jelasnya.

“Video konser di Wisma Atlet semalam. Dijaga aparat malahan. Lalu kenapa @twice_bar diminta jangan bikin konser dulu hingga 9 Juli mas @poldabali?,” tandasnya.

“Ternyata Twice Bar “diawasi” bukan karena konsernya, tapi karena spirit melawan WHO padahal pak @mohmahfudmd jelas-jelas bilang tidak ada Undang Undang yang haruskan WNI percaya sama WHO,” lanjutnya. Diapun menyertakan bukti diskusi Mahfud di Podcast Deddy Corbuzier beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, Jerinx yang sebelumnya memutuskan meniadakan konser di Twice hingga 9 Juli mencabut pernyataannya. Dia memastikan akan tetap tampil. “Setelah lihat konser di Wisma Atlet, saya tarik kata-kata saya di caption semalam. Saya akan tetap adakan konser di Twice Bar mulai hari ini dan seterusnya,” tegasnya.

Dia bahkan mempersilahkan aparat kepolisian menangkapnya karena akan tetap manggung. “Silakan pak @poldabali kalau mau tangkap saya, tangkap saja selama Bapak punya dasar hukum yang jelas. Sore ini saya di Twice bersama @bersihbersihbali @gusnorma_ berbagi makanan gratis bagi warga yang membutuhkan. Sekalian mau nyanyi lagu-lagu perlawanan. Yuk merapat. Merdeka! atau Mati!(dicovidkan),” bebernya. (nin/pojoksatu)


Sumber: www.pojoksatu.id

Komentar

Rekomendasi




add images