Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

JAMBIUPDATE.COMUARASABAK- Realisasi anggaran percepatan penanganan Covid-19 di Tanjabtim, sudah mencapai 23 persen dari pagu anggaran sebesar Rp 59,2 Miliar.

‘’Dari jumlah pagu tersebut, maka yang sudah terealisasi sebesar Rp 13.5 M. Yang berarti yang sudah terealisasi jika dipersentasikan sudah 23 persen," kata Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Tanjabtim, Nusirwan melalui Kabid Keuangan, Reza Fahlevi.

Dijelaskannya, anggaran percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Tanjabtim dibagi didalam Tiga bidang, yakni Bidang Kesehatan, Bidang Penguatan Ekonomi dan Bidang Jaringan Pengamanan Sosial (JPS).

Untuk rinciannya, Bidang Kesehatan pagu anggarannya sebesar Rp 15,4 M yang terbagi di Empat instansi, diantaranya BPBD sebesar Rp 8,3 M terealisasi sebesar Rp 1,1 M untuk tahap I. Satpol-PP sebesar Rp 100 Juta yang terealisasi tahap I sebesar Rp 100 Juta. Dinas kesehatan sebesar Rp 5 M, yang terealisasi tahap I sebesar Rp 761 Juta.

"Sedangkan RSUD Nurdin Hamzah dengan pagu sebesar Rp 2 M, yang terealisasi tahap I sebesar Rp 372 juta. Jadi untuk keseluruhan di bidang kesehatan yang terealisasi sudah mencapai 15 persen atau sebesar Rp 2,3 M. Kemudian Bidang Penguatan Ekonomi untuk UMKM di Dinas Koperasi dengan pagu anggaran sebesar Rp 1 Miliar, namun belum terealisasi," ujarnya.

Selain itu, lanjut Reza, untuk Bidang JPS, yakni untuk bantuan sembako sudah berjalan Tiga tahap dengan pagu anggaran sebesar Rp 42,7 Miliar yang terealisasi 26 persen atau sebesar Rp 11,2 M dengan rincian sebagai berikut. Tahap I anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp 4,8 Miliar, Tahap II sebesar Rp 3,2 Miliar dan tahap III sebesar Rp 3 Miliar. (lan)


Komentar

Rekomendasi




add images