Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi tahun 2021 disahkan pada angka Rp4,516 untuk sektor belanja daerah pada tengah malam (30/11).

Dinas Pendidikan (Disdik) mendapat porsi anggaran terbesar senilai Rp1,547 Triliun lebih mengalahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rakyat (PUPR) Rp286 Miliar, selaku OPD beranggaran tertinggi pada tahun 2020.

Jika dibandingkan dengan APBD murni tahun 2020 sebesar Rp356 Miliar, anggaran Disdik 2021 melonjak naik lebih tiga kali lipat, atau naik Rp1,190 Triliun. Sebaliknya, anggaran Dinas PUPR Rp843 M pada APBD murni 2020 menurun sebanyak Rp557 Miliar.

Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto mengatakan, porsi anggaran terbesar di Disdik karena belanja pegawainya lebih tinggi. Termasuk didalamnya pembayaran honor guru.

BACA JUGA: Anggaran Disdik Provinsi Jambi Melonjak Tinggi, Bagaimana dengan Honor Guru?

"Ada 2.600 lebih guru, itu saja sudah termakan Rp42 Miliar lebih untuk honor, ini yang harus kita cermati," sampai Edi.

Selain itu, kata Edi, pada 2021 di Disdik juga dianggarkan penambahan ruang kelas baru dan unit sekolah baru.

"Contoh di kota kemarin kita target 100 ruang kelas baru, tapi tidak tercapai karena memang sekolahnya tidak memadai untuk penambahan kelas baru. Sehingga ada 14 kelas baru ditambah 1 unit sekolah baru kita bangun tahun 2021, artinya ada 28 ruang kelas baru yang bisa ditempati siswa SMA/SMK di tahun 2022," jelas Edi.

Edi juga menyinggung pendirian sekolah SLB di Kabupaten Kerinci, sebab Kabupaten Kerinci merupakan satu-satunya daerah yang tidak ada sekolah SLB. (aba)


Komentar

Rekomendasi




add images