iklan Ce - Ratu.
Ce - Ratu.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Siapa pemenang Pilgub Jambi hingga kini belum bisa dipastikan dan harus menunggu perhitungan resmi dari KPU.

Direktur Relawan CE-Ratu Sony Zainul melalui release resminya yang diterima jambiupdate.co Jumat (11/12) mengatakan, dengan hasil sementara yang dirilis di situs KPU.go.id dia sangat yakin pasangan CE-Ratu mampu menyalip perolehan suara Haris-Sani di persentase suara masuk sudah menginjak angka 80 hingga 90 persen. 

"Coba dilihat grafiknya, selisih perolehan suara kedua kandidat tidak pernah melebihi angka 2 persen. Itu artinya, quick count yang dilakukan Charta Politika dan Puspoll Indonesia mendekati kebenaran dibanding LSI," tegas Sony. 

Sony menjelaskan, sejauh ini pasangan CE-Ratu memang masih menunggu keputusan resmi dari KPU. Kata Sony, sesuai dengan intruksi dari kandidat, semua timses dan relawan fokus menjaga suara yang diperoleh. 

"Alhamdulillah, kita sudah menang versi quick count dua lembaga survei kredibel. Dan hasil itu tegak lurus dengan hasil dari KPU," ujar Sony. 

"Ya, kita yakin Haris-Sani bakal keok. Jauh sekali selisih suara dari LSI. Menurut saya potensi error dari LSI jauh lebih besar dibanding dua lembaga lain yang mengungguli pasangan CE-Ratu," tandas Soni.

Dalam releasenya, tim CE-Ratu menilai pergerakan suara di situs KPU ini memperlihatkan angka persis hitungan cepat yang dilakukan oleh Charta Politika dan Puspoll Indonesia. 

Sebelumnya, paslon nomor urut 3 ini melalui hitung cepat (quick count) Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mengaku unggul dari pasangan Cek Endra-Ratu Munawaroh (CE-Ratu) dengan perolehan suara 38,89 persen. 

Padahal, jika dilihat persentase suara yang ditampilkan di situs resmi KPU tersebut dengan terang menunjukkan kesamaan selisih suara yang tidak terlalu signifikan sejak hitungan suara masuk 5 persen antara hasil KPU dan Charta Politika. 

Itu berbanding terbalik dengan hasil dari LSI yang menunjukkan selisih suara hingga tiga persen. Seperti diketahui, dengan suara masuk sekitar 50 persen, suara kedua kandidat masih berada di selisih 0,6 persen versi KPU. (*)


Berita Terkait



add images