iklan Armada Trans Siginjai saat beroperasi di koridor II yakni Sengeti-Bandara Sultan Thaha.
Armada Trans Siginjai saat beroperasi di koridor II yakni Sengeti-Bandara Sultan Thaha.

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI— Armada Trans Siginjai dipastikan tak bertambah pada 2021 mendatang. Ini menyusul terbatasnya anggaran di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kedepan usulan bus hibah pusat untuk Bus Rapid Transit (BRT) ini akan diusahakan pada 2022 mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Varial Adhi Putra melalui Kabid Pengembangan Jaringan Transportasi Bambang Budihardjo mengatakan, untuk usulan BRT 2021 baru sampai pada tataran program dan belum ada nilai dan satuan bus yang diusulkan. 

“Tetapi karena di kementerian anggaran terbatas, maka program pengadaan bus sementara ditunda dulu,” jelasnya.

Kedepan untuk 2022, lanjut Bambang, akan diusulkan BRT 20 unit. Pengusulan ini dari kebutuhan 40 unit ideal transiginjay di Provinsi Jambi. “Kita usulkan bertahap dahulu, mudahan di Kabupaten/Kota juga usulkan,” tambahnya.

Sejauh ini, di Jambi terdapat 10 unit armada trans siginjai. Bus ini melayani 2 rute yang sudah ada yakni Inspektorat Telanai-Pijoan, dan Sengeti- Bandara Sultan Thaha Jambi, yang masing-masing di operasikan 5 bus. (aba)


Berita Terkait



add images