Dr. H. Syarif Fasha, ME dan Dr. dr. H. Maulana, MKM,
Dr. H. Syarif Fasha, ME dan Dr. dr. H. Maulana, MKM,

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Dengan letak yang sangat strategis sebagai Ibukota Provinsi, menjadikan Kota Jambi sebagai etalase Provinsi Jambi yang memiliki berbagi peluang dan potensi. 

Sebagai kota perdagangan dan jasa yang berada di koridor tengah Sumatera, Pemkot Jambi terus mempertajam tujuan dan capaian program-program pembangunan di bidang ekonomi yang diarahkan untuk peningkatan investasi, pembangunan dan peningkatan infrastruktur perdagangan dan jasa.

Dengan mengusung motto “Kota Jambi Terkini (Tertib, Ekonominya Maju, Rakyatnya Sejahtera, Kompetitif, Inovatif, Nyaman dan Iman)”, dibawah kepemimpinan Wali Kota Dr. H. Syarif Fasha, ME dan Dr. dr. H. Maulana, MKM, telah banyak perubahan besar yang dilakukan dalam meningkatkan kapasitas kota di berbagai bidang dan sektor Pembangunan.

Segenap upaya yang dilakukan itu telah menjadikan Kota Jambi sebagai Role Model nasional dalam banyak hal. Banyak testimoni akan keberhasilan, kreatifitas dan inovasi yang telah dilakukan di Era Kota Jambi Terkini, disampaikan berbagai pihak. Berbagai keberhasilan tersebut, ditandai dengan diraihnya 160 penghargaan, baik ditingkat Provinsi, Nasional hingga Internasional.

Hari ini tanggal 6 Januari 2021, Provinsi Jambi genap berusia 64 tahun. Namun, ditengah gairah derap pembangunan ini, bangsa ini dan seluruh dunia tengah dirundung duka, wabah pandemi virus Covid-19 seolah telah meruntuhkan seluruh sendi kehidupan manusia.

Wali Kota Jambi beserta jajaran turut menyampaikan harapan bagi kemajuan Provinsi Jambi sebagai Rumah bagi Keberagamaan ini. Ia mengajak segenap masyarakat untuk tetap optimis, bangkit bersama, karena harapan dan doa senantiasa menyertai perjalanan sejarah kita selama ini. "Semboyan Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, memiliki makna yang mendalam akan nama besar dan luasnya wilayah kesultanan Jambi, dari Telun Berasap hingga Ujung Jabung. Semboyan ini juga memiliki makna akan semangat persatuan dan kebanggaan kita terhadap negeri Jambi.

Semangat ini harus tetap terpelihara dan lestari dalam momentum peringatan hari jadi ke 64 Provinsi Jambi tanggal 6 Januari 2021 ini. Seluruh elemen masyarakat, bersama pemerintah, baik Provinsi serta Kabupaten/Kota, harus bahu membahu membangun kemajuan bagi negeri tercinta ini. Kesejahteraan dan pembangunan harus dirasakan oleh seluruh masyarakat dimanapun, dipelosok wilayah Provinsi Jambi. Dan, kini saatnya kita bangkit, bergandengan tangan, bersama mewujudkan kemajuan dan pemerataan pembangunan yang berkeadilan. Dirgahayu ke 64 Provinsi Jambi," (Wali Kota Jambi Syarif Fasha).

CAPAIAN PELAKSANAAN PROGRAM KEGIATAN PEMBANGUNAN DITENGAH PANDEMI COVID-19 SEPANJANG TAHUN 2020:

A. Bentuk Satgas Penanganan Covid-19 dan Command Center
Pemerintah Kota Jambi bergerak cepat dalam upaya menanggulangi penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di wilayah Kota Jambi. Dibawah komando Wali kota Jambi, Dr H Syarif Fasha, ME dan Wakil Walikota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM terus berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Jambi. Keseriusan Pemkot Jambi itu diawali dengan membentuk Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang bermarkas di Kantor Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kota Jambi pada 15 Maret 2020. Setelah terbentuk Satgas, pemerintah langsung tancap gas dan mulai bergerak memutus mata rantai Covid-19. Pemkot Jambi membagi tiga aspek dalam menangani Covid-19, yaitu mempersipakan tenaga medis, peralatan medis dan relawan, mempersipakan anggaran, serta mendata Jaring Pengaman Sosial (JPS).

Selanjutnya, bertempat di Posko Gugus Tugas (Task Force) Kesiapsiagaan di lapangan utama Markas Komando (Mako) Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi, Wali Kota Jambi dua periode itu memimpin apel pelepasan Satuan Gugus Tugas Disinfeksi Kota Jambi, yang terdiri dari berbagai unsur, Organisasi Perangkat Daerah Pemkot Jambi (OPD), TNI dan Polri, Tagana serta Relawan.

Hingga kini sudah 1.800 gedung disemprot desinfektan. Mulai tempat ibadah, sekolah, fasilitas uum, pasar, dan lainnya. Pemkot telah menyemprotkan 633 ribu liter desinfektan. Sesuai instruksi walikota, penyemprotan dilakukan selama 90 hari, dan masih memiliki stok sebanyak 400 ribu liter desinfektan. Selain dilakukan petugas, masyarakat juga bergotong-royong melakukan penyemprotan secara mandiri.

Di Posko Gugus Tugas yang juga menjadi Command Center (Pusat Kendali) Covid-19 Kota Jambi itu, Wali Kota Fasha sempat melakukan pemeriksaan personil dan peralatan pendukung pencegahan Covid-19. Selain menyiapkan petugas, Pemkot Jambi juga menyiapkan call center 24 jam. Hal ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengetahui berbagai hal tentang Covid-19. Selain menyiapkan petugas, Pemkot Jambi dibawah komando Wako Fasha juga menyiapkan anggaran yang cukup besar dalam menangani Covid-19. Total anggaran dari rasionalisasi APBD 2020 Kota Jambi yang diperuntukkan untuk Covid-19 adalah senilai Rp47 miliar. Dana tersebut digunakan dalam tigas aspek, yaitu aspek kesehatan (peralatan medis, red), honor tenaga kesehatan dan relawan, serta jaring pengaman sosial (JPS).

B. Libatkan UMKM Produksi APD dan Masker
Minimnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis dalam menangani pasien Corona membuat Wali Kota Jambi Syarif Fasha memutar otak. Kerja cerdas yang dilakukannya dengan menggaet UMKM di Kota Jambi untuk membuat APD itu patut mendapat apresiasi.

Langkah strategis dan taktis itu juga sekaligus mampu mengatasi kelesuan ekonomi karena sepinya pelanggan UMKM disaat mewabahnya virus Corona ini. Selain memesan APD, Pemkot juga memesan 200 ribu lembar masker untuk dibagikan ke masyarakat.

Bersama Gugus Tugas penanggulangan Covid-19 Kota Jambi menunjuk Asosiasi Pengerajin Batik Jambi (ASBAJA) untuk membuat APD dan masker dalam mengatasi kelangkaan tersebut.

Pemkot Jambi juga membuka rekening Kota Jambi Peduli bagi masyarakat yang ingin berdonasi membantu menuntaskan Covid-19 Kota Jambi. Total hingga
Selain mempersiapkan tenaga medis, relawan dan anggaran, pemkot Jambi juga mulai mengambil kebijakan guna melindungi masyarakat.

Seperti melakukan penjagaan di 6 titik pintu masuk yakni, Paal 10, Simpang Rimbo, Jembatan Aur Duri I, Jembatan Aur Duri II, Talang Duku, dan jalur laut di kawasan Pasar Angso Duo, serta Bandara STS Jambi. Selain itu juga memberlakukan jam malam mulai pukul 21.00 WIB, serta merumahkan siswa jenjang PAUD, SD, dan SMP se Kota Jambi.

C. Salurkan Jaring Pengaman Sosial (JPS)
Kerja efektif Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Jambi dibawah komando Wali Kota Jambi Syarif Fasha, patut mendapat apresiasi. Gugus Tugas tidak hanya bekerja dalam aspek pemutusan rantai penularan COVID-19, namun juga pada dampak sosial ekonomi yang berimbas pada masyarakat. Pasalnya beberapa kebijakan memutus matarantai penyebaran COVID-19 ini juga berdampak langsung pada sektor ekonomi, khususnya bagi pekerja yang mendapat hasil hari ini untuk kebutuhan makan hari esok.

Dibawah komando Wali Kota Jambi Syarif Fasha, Gugus Tugas kembali melahirkan gagasan cemerlang. Fasha menginisiasi bantuan tanggap darurat dengan menyediakan 1500 nasi bungkus gratis untuk masyarakat setiap harinya. Selain itu menyiapkan paket JPS untuk 15.000 KK. Pemkot juga menggratiskan pembayaran PDAM untuk Golongan Sosial dan Golongan R1 selama 2 bulan, terhitung bulan April. Pemkot juga menggratiskan 4 sektor pajak dan memperpanjang masa jatuh tempo pembayaran PBB hingga 31 Desember. Pemkot juga mendorong masyarakat untuk berbelanja secara online, dengan memfasilitasi pelaku UMKM berjualan secara daring, totalnya sudah 1000 UMKM Kota Jambi dipasarkan secara online.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Jambi terus mempersiapkan berbagai langkah strategis dalam penanganan pandemi corona di Kota Jambi. Hal itu seiring dengan semakin meningkatnya lonjakan pasien dalam pengawasan di Kota Jambi. Pemkot melakukan perekrutan relawan tenaga kesehatan maupun non kesehatan untuk diperbantukan menangani pasien Covid-19 di rumah sakit, termasuk tenaga pengurusan dan penguburan jenazah Covid-19. Selain itu, Pemkot juga sudah memiliki lahan pemakaman khusus korban Covid-19. Sekaligus menyiapkan gedung di RSUD Abdul Manap yang lebih representatif.

D. Pelopori Laboratorium PCR Mandiri
Ketua Gugus Tugas Pencegahan Penanganan Penularan Covid-19 Kota Jambi, H Syarif Fasha juga berhasil melakukan lobi dengan pemerintah Singapura melalui relasi, Yaitu Temasek Foundation dan Kemenetrian Luar Negeri Singapura dan Kementrian Kesehatan Singapura. Singapura membantu Kota Jambi hand sanitizer dalam bentuk konsentrat. Totalnya sebesar 400 ribu liter, dan telah diberikan sebesar 500 mili liter kepada masyarakat. Selain itu juga membantu suatu zat atau senyawa yang digunakan, ditambahkan ke sistem yang menyebabkan reaksi kimia atau ditambahkan untuk melihat apakah terjadi reaksi (reagen), untuk (Polymerase Chain Reaction (PCR).

E. Membangun Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda)
Pemerintah Kota Jambi tidak lama lagi akan segera mengoperasikan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang akan melayani uji Swab PCR bagi masyarakat Kota Jambi. Saat ini konstruksi Labkes Kota Jambi itu sudah diresmikan, hanya tinggal menunggu alat uji PCR tersebut datang dari Singapura.

Terkait dengan instrumen peralatan Uji Swab, Pemkot Jambi mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, seperti Pemerintah Singapura (melalui Temasek Foundation) untuk dukungan bantuan pengadaan alat uji Swab PCR dan paling anyar adalah dukungan dari Forum CSR Kota Jambi.

Forum CSR Kota Jambi menyatakan kesiapan dukungannnya untuk membantu Pemkot Jambi dalam mengadakan alat Uji Swab PCR dan reagent untuk tes tersebut. Dukungan berupa hibah alat uji Swab tersebut, juga merupakan wujud bantuan Temasek Foundation yang memfasilitas pengadaan alat tersebut dari negara Singapura.
Lebih lanjut, instalasi dan training penggunaan alat tersebut akan di lakukan oleh "local distributor" di Indonesia. Mesin akan dikirim oleh forwarder dari Singapura ke Batam.
Sebagaimana diketahui bahwa Kota Jambi bukan pertama kalinya mendapatkan bantuan terkait penanganan Covid-19 dari Pemerintah Singapura. Tercatat, sudah kelima kalinya Pemerintah Singapura, melalui holdingnya, Temasek Foundation memberikan bantuan kepada Pemerintah Kota Jambi.

Pemerintah Singapura melalui Temasek Holding pertama kali memberikan bantuan pada Kota Jambi dalam bentuk, handsanitizers concentrate, PCR tests (untuk 10.300 sampel yang dihibahkan kepada BPOM Jambi). Yang kedua, adalah BIPAP non-invasive ventilators (dihibahkan ke RSUD H. Abdul Manap, RS. DKT Bratanata dan RS Bhayangkara Jambi), dan 30.000 pcs Reusable Masks,
PPE dan paling anyar 20 units of Oxygen concentrate (dialokasikan untuk RSUD H. Abdul Manap, RSUD Abd. Sayoeti, dan Puskesmas Rawat Inap di Kota Jambi), serta 5.000 units
Fortitude, 5.184 unit MGIEasy Magnetic Beads Virus DNA/RNA Extraction Kits, 5,000 units Resolute (Bahan ekstaksi test SWAB PCR setara 5.000 sampel SWAB), yang akan dialokasikan untuk Labkesda Kota Jambi. (adv)


Komentar

Rekomendasi




add images


Warning: Unterminated comment starting line 75 in /home/jambiupddd2020/public_html/ber-app/_frontend/views/v_footer.php on line 75