JAMBIUPDATE.CO, JAMBI — Persiapan menghadapi musim kemarau sudah dilakukan Provinsi Jambi. Selasa (9/2) pemerintah telah membahas langkah-langkah antisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan tahun ini.
Gubernur Jambi, bersama Kapolda Jambi, Danrem 042 Garuda Putih, Sekda mengikuti Rakor pencegahan Karhutla 2021 tingkat Kementerian yang dipimpin Menkopolhukam melalui virtual di rumah Dinas Gubernur Jambi.
Danrem 042 Garuda Putih Provinsi Jambi Brigjen TNI M Zulkifli mengatakan, dari hasil rakor tersebut telah diperoleh beberapa informasi. Diantaranya, kemungkinan musim kemarau di Provinsi Jambi terjadi pada bulan Juni, Juli, Agustus dengan tingkat akurasi 80 persen.
"Jadi kita akan antisipasi mulai Maret, April sudah mulai masuk siaga bencana kebakaran hutan dan lahan," ujar Danrem.
Danrem menegaskan, sudah ada penekanan dari pusat bahwa Provinsi Jambi adalah salah satu daerah yang diwaspadai.
Untuk fokus penekanan, Zulkifli menyebut bahwa sudah dibuat time line (jadwal kegiatan). Seperti pengecekan persiapan kelengkapan di perusahan-perusahan.
"Kedua kita akan melanjutkan klastering yang sudah pernah dibuat. Ada sekitar 25 klastering dari beberapa perusahaan yang sesuai dengan lokasi yang berdekatan. Kita juga secara internal akan mengecek kesiapan kita," sampainya. (aba)
