"Secara umum kami happy bersama beliau, beliau selalu hadir di acara DPRD, kalau betul-betul tidak bisa baru diwakilkan, Pak Gubernur cukup aktif di DPRD provinsi Jambi, silaturrahmi terjaga cukup baik, komunikasi juga terjaga cukup baik," ujarnya.
Atas nama masyarakat Provinsi Jambi, Edi mengucapkan selamat, karena Pak Gubernur sudah 10 tahun mengabdi untuk Jambi. "Terima kasih Pak Fachrori, kami happy bersama bapak, silaturrahmi harus berjalan dengan baik," tutupnya.
Sementara itu, Fachrori Umar mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda Provinsi Jambi dan Kabupaten/Kota, semua bupati dan wali kota se Provinsi Jambi beserta jajaran, instansi vertikal di Provinsi Jambi, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tuo tengganai, cerdik pandai, dunia usaha, berbagai organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, insan pers, dan kepada semua pihak yang telah berkontribusi bagi pembangunan Provinsi Jambi.
"Semoga kedepan kita bisa meningkatkan kontribusi bagi pembangunan Provinsi Jambi,” ungkap Fachrori.
Fachrori menuturkan, dirinya dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Jambi pada tanggal 10 April 2018. Kemudian, ia dilantik oleh Presiden Republik Indonesia sebagai Gubernur Jambi pada tanggal 13 Februari 2019. Dan pada tanggal 12 Februari 2021, masa jabatannya sebagai Gubernur Jambi sisa masa jabatan 2016-2021 akan berakhir.
Fachrori mengatakan, dalam pelaksanaan program pembangunan tersebut, tentu banyak tantangan yang dihadapi, termasuk kaitannya dengan sangat banyaknya kebutuhan pembangunan sedangkan kemampuan anggaran sangat terbatas.
Selain itu, munculnya pandemi Covid-19 sebagai kondisi yang sangat sulit dan tidak pernah terbayangkan sebelumnya, dimana pandemi Covid-19 membuat perekonomian dan kehidupan sosial sangat berbeda, serta sangat menekan perekonomian Provinsi Jambi bahkan perekonomian dunia.
Fachrori juga menututurkan berbagai capaian Jambi TUNTAS (Tertib, Unggul Nyaman, Adil, dan Sejahtera), visi Pemerintah Provinsi Jambi dibawah kepemimpinannya, diantaranya Tahun 2015 yang menjadi tahun dasar titik tolak RPJMD Provinsi Jambi Tahun 2016-2021, pertumbuhan ekonomi 4,21 persen, tahun 2019 tumbuh 4,4 persen, tahun 2018 tumbuh 4,71 persen.
”Saya yakin itu semua buah dari kerja keras dan kerja sinergis kita. Semoga berbagai capaian dan prestasi bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan, dan berbagai kekurangan-kekurangan dalam tata kelola pemerintahan Provinsi Jambi bisa diperbaiki,” pungkasnya. (fth)
