"Alhamdulillah selama ini berkat kepemimpinan Pak Walikota Jambi sudah banyak capaian capaian. Tapi kami ingin mendorong lagi supaya lebih lagi seperti kepengurusan aset-aset milik kota Jambi, penunggak penunggak pajak, pengembalian uang negara atas temuan dalam LHP BPK RI. Jadi kami terus mendampingi, kami terus mendukung," katanya.

Sementara itu Wali Kota Jambi Syarif Fasha pada kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya memang dalam penyelenggaraan pemerintahan banyak ditemui kendala kendala yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti pelaku usaha dan lainnya. Seperti permasalahan pajak, penyelesaian aset-aset milik pemerintah dan lainnya.

"Kami berterimakasih kepada Kejaksaan Negeri Jambi yang selama ini sudah mendampingi dan mengawal pembangunan. Termasuk juga permasalahan aset yang sampai ke persidangan, dan JPN ini selalu tampil paling depan," ujarnya.

Fasha memerintahkan kepada jajarannya untuk segera menyelesaikan aset-aset milik pemerintah kota Jambi yang masih belum bersertifikat, seperti penyelesaian perumahan guru, menyelesaikan tunggakan pajak, dan temuan LHP BPK yang berkaitan dengan pengembalian uang negara.

"Saya perintahkan itu cepat dan segera ditindaklanjuti. Saya tidak ingin nanti penerus saya masih berkutat tentang masalah ini. Makanya saya berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan ini terutama soal Perumahan Guru. Saya ingin Perumahan Guru itu memang ditempati oleh guru yang masih aktif," ujarnya.

Turut Hadir pada kegiatan tersebut Kasi Inteligen Rusyidi Sastrawan SH, MH dan Kasi Perdata dan TUN, Muhammad Gempa Awaljon SH, MH. Serta dari pemerintah Kota Jambi dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Jambi Budidaya, para asisten, staf ahli, kepala OPD serta para Camat se kota Jambi. (hfz)


Komentar

Rekomendasi




add images