JAMBIUPDATE.CO, MUARA BUNGO -Ratusan warga Dusun Rantau Pandan, Kecamatan Rantau Pandan, Kamis (8/4) menggelar aksi demontrasi di PT Karya Bungo Pantai Ceria (KBPC).

Warga menutup jalan yang dilalui kendaraan angkutan batu bara PT KBPC.
Warga beralasan menutup jalan ini karena sangat resah dengan kehadiran tambang yang dinilai tidak ada manfaatnya bagi masyarakat. Selain itu, warga juga merasa terganggu dengan kendaraan PT. KBPC yang melintasi jalan dusun mereka.

"Perusahaan ini juga tidak memiliki itikad baik kepada masyarakat setempat, dimana putra daerah dipecat dengan sepihak oleh pihak perusahaan. Perusahaan ini tidak jelas. Tidak ada izin tambang, ilegal," ucap Husaini tokoh masyarakat Dusun Rantau Pandan.

Dalam aksi ini masyarakat juga menyebutkan ada puluhan bahkan ratusan hektar lahan milik warga yang diserobot oleh pihak perusahaan. Pihak perusahaan dituding sengaja menggandakan sertifikat tanah warga tersebut.

Warga memblokir jalan utama tambang yang melintasi dusun dengan kawat berduri. Kendaraan perusahaan tidak boleh melintasi jalan tersebut sampai persoalan benar-benar tuntas. Jika ada yang merusaknya, maka siap-siap untuk berurusan dengan warga.

"Kami minta perusahaan stop beroperasi didusun kami. Dan meminta aparat hukum, pemerintah bertindak dengan perusahaan. Jika belum ada penyelesaian kami meminta perusahaan jangan beroperasi dulu ," tutup Husaini. (ptm)


Komentar

Rekomendasi




add images