Ilustrasi.
Ilustrasi. (Net)

“Ada 12 orang yang dirumahkan. Tapi tetap dapat insentif dari perusahaan. Kalau untuk bekerja, belum. Jadi intinya sebelum pandemi, ada 12 hingga 13 bus yang beroperasi. Sekarang ini hanya tujuh sampai delapan saja setiap harinya,” terangnya.

Mereka pun berharap, pemerintah bisa memikirkan ulang soal aturan larangan mudik, yang sangat berdampak pada perusahaan transportasi. (Ishak/fajar)


Sumber: www.fajar.co.id

Komentar

Berita Terkait

Pemudik Sembunyi Dalam Gulungan Kain

Buruh Pabrik Diberi THR Rp50 Ribu, Pekerja Protes

Jangan Tergiur Tawaran Travel Gelap

DK PBB Didesak Embargo Senjata ke Myanmar

Rekomendasi




add images


Warning: Unterminated comment starting line 75 in /home/jambiupddd2020/public_html/ber-app/_frontend/views/v_footer.php on line 75