JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA– Eksekutif Manajemen persatuan bulu tangkis Indonesia (PBSI) Wawat Kurniawan ikut merespon ucapan tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin yang menyebut Presiden Jokowi adalah bapak semua agama.

Sebelumnya Ngabalin mengatakan Jokowi sebagai bapak semua agama karena telah mempromosikan babi panggang atau Bipang Ambawang Kalimantan.

Wawat Kurniawan kemudian menanyakan Ngabalin yang dimaksud sebagai bapak semua agama. Sebab, dirinya sebagai pemeluk Kristen menganggap babi juga haram dimakan.

“Saya sebagai Kristen tidak ikut merayakan Idul Fitri/lebaran, namun saya juga mengatakan babi tidak untuk dimakan karena haram, termasuk juga Yahudi mengharamkan babi,” tulis Wawat dikutip Facebook-nya, Senin (10/5)

Di kemudian menyertakan beberapa ayat dalam injil yang menerangkan babi haram dimakan. Diantaranya, Imamat 11. Ulangan 14, 3 – 21 dan Matius 5:18-19 (TB).

“Jadi menurut Ali Mochtar Ngabalin jokowi bapak semua agama yang mana? dan apa agama yang beliau yakini secara pribadi juga yang Anda yakini? dan bagaimana sikapnya yang seharusnya untuk menghargai dan menghormati keyakinannya tersebut bukankah presiden juga disebut Ulil Amri dalam pemahaman Islam yaitu pemimpin yang seruannya harus diikuti dan dipatuhi oleh umat Islam,” kata Wawat.

Sebelumnya, Ali Mochtar Ngabalin membela Presiden Jokowi yang mempromosikan Bipang Ambawang atau babi panggang khas Kalimantan untuk perayaan lebaran Idul Fitri.

Ngabalin bilang tidak ada yang salah dari Presiden yang mempromosikan babi panggang. Menurutnya, Jokowi adalah bapak dari semua agama.

“Apa yang salah dari pernyataan Jokowi soal Bipang? bukankah beliau bapak dari seluruh suku dan agama di negeri ini. semua punya makanan khas yang bermacam-macam, kalau beliau memperkenalkan makanan khas tertentu kenapa nggak boleh) apa karena soal mudik lebaran? ART saya seorang nasrani mudik juga tuh,” ujar Ngabalin dikutip dari Twitter-nya, Sabtu (9/5).

Ngabalin kemudian menyindir kelompok yang heboh ketika Jokowi mempromosikan babi panggang.

“Kenapa kamu yang kejang? soal bipang makanan khas dan favorit sebagian saudara kita di Kalbar. Kemarin ada muslim masuk gereja kamu yang kejang-kejang? ada muslim ngucapin selamat natal kamu juga kejang-kejang. Presiden promosi bipang ambawang kuliner khas nusantara eh km juga kejang?” katanya. (dal/fin). 


Sumber: www.fin.co.id

Komentar

Rekomendasi




add images