Menurut kererangam Fitriyadi, dia dan Taufik, kontributor dikeroyok sekitar 20 orang saat melakukan investigasi terhadap kegiatan di SPBU. Sebelumnya mereka mendapatkan informasi dari masyarakat di SPBU itu terjadi kegiatan pelangsir bahan bakar.

Keduanya lalu mendatangi SPBU tersebut. Ternyata memang ada sebuah truk yang baknya sudah dimodifikasi tengah mengisi BBM. Kabarnya BBM tersebut akan dilangsir ke salah satu perusahaan batu bara di Bungo.

Kami sudah minta izin kepada sopir truk itu untuk mengambil gambar. Dan dia mengizinkan. Makanya kami berdua langsung mengambil gambar,” kata Fitriyadi.

Namun, tak berapa lama kemudian datang pria diduga petugas SPBU dan sejumlah orang. Sambil marah marah langsung menyerang dan memukul keduanya. ” Kami dipukul dan diinjak injak, padahal kami sudah memberitahu bahwa kami wartawan,” katanya.(tim/red)


Sumber: www.lampukuning.id

Komentar

Rekomendasi




add images