iklan Luis Enrique memberikan arahan kepada pemainnya/Julio Munoz/EFE
Luis Enrique memberikan arahan kepada pemainnya/Julio Munoz/EFE

Penguasaan bola juga menjadi sorotan pemain Besiktas tersebut. “Kami harus bekerja keras untuk mencoba mengalahkan mereka. Kami harus tetap tenang saat mereka menguasai bola. Saat kami menguasai bola, kami harus melakukan serangan balik dengan cepat. Mereka tidak suka tidak menguasai bola, jadi kita harus memanfaatkannya sebaik mungkin,” ujarnya.

Optimisme sama dilontarkan Borna Barisic. “Tidak banyak yang bisa dikatakan tentang Spanyol; mereka adalah yang terbaik. Mereka terhubung dengan baik dan memiliki pemain berkualitas. Akan sulit untuk menghadapi mereka, pertandingan yang menuntut, tetapi kami memiliki banyak keyakinan dalam diri kita sendiri,” tandasnya.

Respek dari kubu Spanyol dilontarkan Ferran Torres. Sang penyerang menegaskan, laga ini butuh kerja keras. “Kroasia adalah runner-up Piala Dunia, tim top, jadi kami tahu mereka akan menjadi lawan yang sulit. Kemenangan di Kopenhagen tergantung pada kerja keras kami,” kata pemain Manchester City tersebut.

“Kroasia telah berevolusi karena satu atau dua pemain senior telah pensiun tetapi mereka juga memiliki pemain muda yang sangat berbakat. Itu, ditambah dengan pemain senior yang luar biasa dan pelatih top, membuat mereka menjadi tim yang bagus,” imbuh Busquest.

Sebagai pemain klub Kroasia, Dinamo Zagreb, gelandang tim Matador lainnya, Dani Olmo sangat paham kekuatan Modric dkk. “Ini adalah pertandingan besar dan spesial bagi saya. Saya memiliki banyak teman di tim Kroasia. Saya tahu suatu hari nanti saya akan menjadi pemain internasional Spanyol dan bahwa saya akan bermain melawan Kroasia,” jelasnya.

Di luar dari komentar saling respek, Pelatih Tim Matador, Luis Enrique menyebut pasukannya sangat percaya diri melakoni laga ini. “Suasananya luar biasa dan kami sekarang tidak sabar untuk pertandingan berikutnya. Tapi kami pasti memiliki hal-hal yang harus diperbaiki,” kata Enrique.

Ini akan menjadi pertemuan kesembilan kedua negara dengan Spanyol unggul empat pertandingan dan Kroasia menang tiga kali. Di empat pertemuan terakhir, Spanyol dan Kroasia yang pada laga ini tidak bisa diperkuat Dejan Lovren masing-masing menang dua kali.

Khusus di Piala Eropa, ini adalah pertemuan ketiga mereka secara beruntun. Pada EURO 2012, Spanyol menang 1-0 melalui gol Jesus Navas. Sementara di Piala Eropa 2016, giliran Kroasia yang menang 2-1. Alvaro Morata sempat membawa La Roja memimpin di menit ke-7 yang kemudian dibalas Nikola Kalinic serta Ivan Perisic pada menit ke-45 dan 87. (amr)

Prakiraan Pemain

Kroasia (4-3-1-2): Livakovic; Juranovic; Vida, Caleta-Car, Gvardiol; Modric, Brozovic, Kovacic; Vlasic; Perisic, Petkovic

Pelatih: Zlatko Dalic

Spanyol (4-3-3): Unai Simón; Azpilicueta, Eric García, Laporte, Jordi Alba; Koke, Busquets, Pedri; Gerard Moreno, Morata, Sarabia


Sumber: www.fajar.co.id

Berita Terkait



add images