JAMBIUPDATE.CO, JAMBI- Akibat dari kecanduan Game Online remaja berinisial IN (16) menjual motor milik orang tuanya, pada Sabtu (31/7).

Saat dimintai keterangan ibunda IN inisial AS mengatakan bahwa, seblumnya ia sempat melarikan diri ke Jakarta sekitar 2 bulan yang lalu, kini kembali kabur, modusnya anak saya kabur sekitar pukul 18.00 WIB kemarin, saat dia berpura-pura hendak ke kamar mandi dan menghidupkan air kran.

“Awalnnya saat itu dia berada di kamar mandi dan menghidupkan kran air begitu lama, karena menaruh curiga setelah itu saya coba cek dengan membuka pintu kamar mandinya, ternyata benar dugaan saya, dia tidak ada di dalamnya,"Kata Ibunda AS.

Selain itu, AS juga menjelaskan bahwa anak tunggalnya itu masih berhubungan dengan Nanda, teman bermain game online yang tinggal di Jakarta Barat. AS mengetahui itu, karena anaknya kerap tampak bermain game online dan berhubungan lewat video call.

"Maka dari itu saya menduga dia ingin menemui cowoknya itu, dan nampaknya, dia juga membawa beberapa lembar baju, dan sedikit uang tabunganya setelah saya periksa lemari dalam kamarnya,"jelasnya.

Sebelumnya, AS sudah menghubungi Nanda, dan membuka kesempatan untuk menikahi anaknya. Namun, laki-laki yang tinggal di Jakarta Barat itu sampai sekarang tidak mengunjunginya dengan alasan masih PPKM.

“Nanda justru masih menyuruh IN datang ke Jakarta Barat. Makanya, AS menduga bahwa IN sedang berupaya menemui laki-laki tersebut,”tuturnya.

Sedangkan keseharian anaknya, kata AS, hampir tidak bisa lepas dari handphone. Sehingga dia khawatir IN juga mengalami kecanduan bermain perangkat itu.

"Misalnya jam 06.00 WIB dia bangun, handphone di tangannya bisa sampai pukul 22.00 WIB. Jika handphonenya diambil, nanti benci sama kami. Banyak juga pertimbangannya," lanjutnya.


Komentar

Rekomendasi




add images