Mendengar itu, Kamaludin Havis dari PPP balik menginterupsi. Ia mengatakan rapat paripurna digelar secara resmi dan pendalaman akan dibahas di komisi dan badan anggaran. "Jangan dibuka disini, karena semuanya punya harga diri dan punya marwah, kita minta tertutup (penyertaan modal) di banggar di Komisi dan banggar, jangan cari panggung lah disini," ujar anggota dewan asal Muaro Jambi ini.

Tak terima dengan ucapan Havis, Ahmad Fauzi menyebut dirinya tak setuju dengan pernyataan koleganya sesama dewan itu. "Kita sama-sama dewan, sama-sama punya hak suara saudara Havis, jangan seperti itu kita punya hak," ujarnya.

Selepas sidang ditutup, keduanya tampak masih belum puas. Keduanya berjalan menuju bangku penonton sidang dibagian belakang. Dan saling berbicara berdua, dan tampak ada salah seorang yang mendorong hingga harus dipisahkan oleh Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni. (aan)


Komentar

Rekomendasi




add images