JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Kasus Covid-19 Provinsi Jambi terus melandai dalam beberapa Minggu terakhir ini. Ini tercermin dari tidak adanya Kabupaten/Kota yang masuk level 3 dan 4 Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Tim publikasi Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan,  dari Intruksi Mendagri terbaru nomor 48 tahun 2021 tentang PPKM Level 1 hingga 4.

“Dan berdasarkan Inmendagri ini, Jambi menorehkan pencapaian yang sangat baik sekali, dimana Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Merangin berada di level 1,” ujar Johansyah.

Sedangkan sembilan Kabuten/Kota lainnya berada di level 2.

“Ini termasuk Kota Jambi yang turun dari level 3 menjadi level 2 dan status ini akan berlaku hingga 2 pekan ke depan. Ini merupakan sinergi Forkopimda Provinsi dengan Kabupaten/Kota  dalam rangka menekan laju Covid-19 di Jambi,” ujarnya.

Hal ini, lantaran peningkatan testing, tracking dan vaksinasi yang gencar dilakukan.

“Jika dilihat pencapaian ini dari diberlakukan PPKM bulan Juli, kasus saat itu 5 ribu dan saat ini sudah turun jauh menjadi 400 orang. Kita harap ini ke depan terus meningkat hal baiknya,” sambung Johansyah.

Kasus yang terkendali ini, menurut Johansyah, terbukti dari peninjauan Gubernur pada tempat Isolasi Terpadu (Isoter) yang sudah ada yang ditutup sementara, seperti Asrama Haji dan tempat isoter BPSDM Provinsi Jambi yang akan ditutup.

“Nantinya yang akan dipakai hanya LPMP dan Bapelkes Pijoan. Juga rumah sakit di Kabupaten/Kota sudah terjadi penurunan pasien,” terangnya.

Adapun kegiatan masyarakat yang boleh dilakukan, kata Johansyah, kegiatan masyarakat tetap boleh dilakukan asalkan dengan Protokol Kesehatan ketat. “Harus dengan kehati-hatian, ada kegiatan yang kita tekan selama ini kita buka secara bertahap ada yang 50 persen dan ada yang 75 persen sudah aktif kembali (WFO),” sebutnya.

“Jangan lengah dan bosan untuk peningkatan prokes di setiap kegiatan,” tambahnya. (pas)

 


Komentar

Rekomendasi




add images