iklan Pemeriksaan calon peserta CPNS yang akan ikut tes CPNS di Pemkab Enrekang.
Pemeriksaan calon peserta CPNS yang akan ikut tes CPNS di Pemkab Enrekang. (RACHMAT ARIADI/FAJAR)

JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA – Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI) mempertanyakan surat dari Kemendikbudristek soal jadwal seleksi kompetensi PPPK tahap II.

Sebab, surat yang ditandatangani Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Yaswardi tertanggal 4 November hanya menyebut pelaksanaan tes PPPK guru tahap II digelar November, tetapi tidak tertera tanggalnya.

“Suratnya itu sangat aneh isinya, hanya disebutkan seleksi PPPK guru tahap II serempak dilaksanakan November 2021. Tidak disebutkan tanggal pastinya kapan,” kata Heti Kustrianingsih, perwakilan FGHNLPSI kepada JPNN.com, Minggu (7/11).

Dia menyebut surat tanpa tanggal itu membuat guru honorer bertanya-tanya, ada apakah gerangan sehingga jadwalnya belum disampaikan terbuka kepada Pemda.

Menurut Heti, Kemendikbudristek hanya meminta Pemda menyiapkan pengawas utama untuk pelaksanaan seleksi PPPK guru tahap II. Mereka bahkan sudah berusaha mencari informasi kapan sebenarnya tanggal pelaksanaan seleksi PPPK itu, tetapi belum direspons para pejabat terkait.

“Ini kami merasa seperti masuk ke rumah kaca. Belum jelas sampai kapannya,” ucap dia.

Dia menyebutkan para guru yang tergabung dalam FGHNLPSI masih traumatis dengan aturan-aturan pemerintah yang bikin jantungan. Mereka bahkan merasa seperti dipermainkan.

Menurut Herti, jika jadwal seleksi PPPK guru tahap II masih lama tetapi memberikan kebaikan bagi banyak orang tidak masalah. Misalnya, guru-guru honorer negeri yang lulus passing grade tanpa formasi mendapatkan prioritas di tahap II.

Artinya, kata dia, mereka tidak perlu dites lagi tetapi sudah diplotkan mengisi formasi tahap II. “Keinginan kami sebenarnya mendapatkan formasi sebelum seleksi PPPK guru tahap II digelar,” ucapnya.


Berita Terkait



add images