Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Angka kasus Covid-19 di Provinsi Jambi masih terkendali. Hingga 12 Januari, tim Satgaa Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi mencatat terdapat 8 kasus aktif.

Yang terbanyak asal Batanghari 3 orang, Kerinci 2, dan sisanya masing-masing 1 orang asal Muaro Jambi, Tebo dan Kota Kambi.

Adapu perkembangan zonasi risiko daerah dalam penyebaran Covid-19 di Jambi sudah ada tujuh daerah yang zona hijau.

Sementara masih ada empat daerah yang belum di zona hijau. Namun keempatnya dapat dipastikan berada di zona kuning.

Ahli Epidemiologi Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Ummi Kalsum mengatakan tujuh daerah zona hijau itu antara lain Batanghari, Tebo, Merangin, Kerinci, Sungai Penuh, Tanjab Timur, dan Sarolangun.

"Zona Kuning ada Kota Jambi, Bungo, Tanjab Barat dan Muaro Jambi," katanya, (13/1).
Ia mengatakan untuk menjadi syarat masuk ke dalam zona hijau, suatu daerah haruslah memiliki nol kasus dalam empat minggu berturut-turut.

Selanjutnya, ia menyebutkan angka penularan di Provinsi Jambi berada di bawah 0,5 persen penularannya. Jadi menurutnya di provinsi Jambi memang terkendali penyebaran kasus Covid-19 ini.

"Saat ini pengendalian Covid-19 di Jambi relatif terkendali karena kesolidan dari satgas Covid-19. Kemudian juga komando yang baik dari Pak Gubernur sehingga kasus tetap stabil," ujarnya.

Antisipasi gelombang ketiga libur panjang Nataru pihaknya selalu melakukan koordinasi untuk antisipasi cukup baik dan dilakukan bersinergi.

"Cakupan vaksinasi juga sangat mendukung melandainya kasus Covid-19 di Jambi dan diangka 75 persen dosis pertama dan di atas 54 persen dosis kedua di akhir Desember sangat membantu," pungkasnya. (aba)


Komentar

Rekomendasi




add images