iklan

"Alhamdulillah lahan seluas lebih kurang 35 ribu hektar yang menjadi langganan terbakar telah berhasil kita ambilalih melalui Yayasan Kartika Ekapaksi, yang nanti akan dijadikan daerah latihan militer, dan saat ini pun lahan itu masih dijaga oleh anggota TNI-Polri, ini merupakan salah satu solusi permanen penanganan Karhutla," ucapnya.

Selain karhutla, tak kalah penting Danrem menyampaikan terima kasih dalam penanganan covid-19. Dirinya pun bersyukur penanganan pandemi di Jambi dapat dengan baik dilakukan berkat sinergi semua pihak.

“Alhamdulillah kita tidak menjadi sorotan negatif dari pemerintah pusat. Penanganan covid-19 di Jambi luar biasa, baik koordinasi antara Polda Jambi dan seluruh stakeholder. Di Jambi kita tetap perlu waspada terjadinya peningkatan kasus covid-19,” jelasnya.

Danrem juga mohon doa para undangan terkait rencana prajurit Batalyon Raider 142/Ksatria Jaya yang akan diberangkatkan pada akhir Februari 2022 ke Papua.

“Saya secara pribadi dan keluarga Korem 042 Garuda Putih berterimakasih dukungan penuh yang diberikan Bapak Ibu sekalian selama saya menjabat 20 bulan. Saya di sini waktu yang cukup lama bagi seorang militer. Mohon doa juga saya di tempat yang baru," sampainya.

Dirinya bersama keluarga mohon maaf jika ada kesalahan selama saya berada di Provinsi Jambi ini. Secara umum saya menikmati pekerjaan di Jambi ini.

"Menikmati pekerjaan sebagai Danrem dimana saya mendapatkan dukungan penuh dari seluruh stakeholder. Ini cukup menyedihkan saya untuk pindah dari Jambi, tapi sebagai seorang militer tour of area itu harus dilaksanakan,” tutupnya.(rhp).


Berita Terkait



add images