JAMBIUPDATE.CO, JAMBI — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melakukan kunjungan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi pada Senin (6/4), dalam rangka memastikan kondisi pasokan dan distribusi energi, baik Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun Liquefied Petroleum Gas (LPG), tetap aman dan terkendali.
Kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi antara Pertamina dan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan energi, sekaligus memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik di tengah dinamika konsumsi energi.
BACA JUGA: Sudah 10 Tahun Dipasang, Jargas di Pakuan Baru Tak Berfungsi, Warga: Gasnya Ke Mana?
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, menyampaikan bahwa kondisi stok dan distribusi energi di wilayah Jambi saat ini dalam keadaan aman dan stabil.
“Kami memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG di wilayah Jambi dalam kondisi aman, serta distribusi berjalan lancar melalui pemantauan dan koordinasi intensif bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Erwin.
BACA JUGA: Pemusnahan Barang Bukti Sabu dan Ganja di Polres Kerinci, 18 Perkara Ditindak
Ia juga menegaskan bahwa Pertamina terus melakukan langkah antisipatif untuk menjaga keandalan pasokan energi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Pasokan energi dipastikan mencukupi, sehingga masyarakat dapat menggunakan BBM dan LPG secara bijak sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris, menyampaikan bahwa kunjungan Pertamina menjadi bagian penting dalam memastikan kondisi energi di daerah tetap terjaga.
“Pertama, kunjungan Pertamina ini merupakan bagian dari silaturahmi dengan pemerintah daerah. Kedua, untuk memastikan secara langsung kondisi pasokan BBM dan LPG di Jambi dalam keadaan aman. Alhamdulillah, saat ini kondisi di Jambi terpantau aman dan stabil,” ujar Al Haris.
BACA JUGA: Prestasi Mendunia! Atlet Sepatu Roda Jambi Borong Gelar Juara di Ajang Internasional PEKOPI 2026
Ia juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam penggunaan energi serta berperan aktif dalam pengawasan.
“Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak. Apabila ditemukan adanya penyalahgunaan BBM maupun LPG, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada pemerintah maupun Pertamina,” lanjutnya.
