"Pelaku manjat ke atas loteng kontrakan, diminta untuk turun oleh guru, siswa dan warga. Namun pelaku tidak mau. Hampir dua jam pelaku berada di atas loteng, akhirnya keluar dengan membawa parang, tidak pakai baju, pakai celana pendek saat mereka lengah dan langsung kabur," ucapnya.
Untuk diketahui, pelaku sudah mempunyai seorang isitri dan dua orang anak. Sementara korban tinggal berdua dengan sepupunya yang masih SMP, kedua orang tua korban sedang berada di luar daerah. Korban belum sempat diperkosa oleh pelaku, namun saat ini keadaannya dalam kondisi trauma, dan posisi kontarakan korban dengan si pelaku bersebelahan hanya berbatas tembok. (rhp)
