iklan

JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK-Gara-gara sengketa lahan, seorang warga Dusun Makmur RT 01 Desa Merbau, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjabtim, H. Hassek, ditusuk hingga bersimbah darah, sekitar pukul 16.00 WIB Selasa (22/2) sore.

Pelakunya masih satu kampung dengan korban. Ia diketahui bernama Ambo Alang, berprofesi sebagai Penjaga Keamanan (PK) di salah satu perusahaan yang beroperasi di Desa Merbau.

Pelaku melakukan penusukan terhadap korban sesuai dengan Laporan Polisi nomor : LP/B-02 UU /II/2022/Res Tanjab Timur/Sektor Mendahara Tanggal 22 Februari 2022.

Kapolsek Mendahara, H. Cibro melalui Kanit Reskrim, AIPDA Taufik saat dikonfirmasi Rabu (23/2) kemarin membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di rumah salah satu Kepala Dusun setempat saat melakukan mediasi persoalan lahan.

"Jadi kita menerima laporan dari anak korban bernama Has Mulyadi (31) sekitar pukul 16.40 WIB. Setelah itu kami langsung mengamankan TKP," katanya.

Dia menceritakan, kronologis kejadiannya berawal saat H. Hassek datang ke rumah Kepala Dusun Hendris untuk melakukan mediasi permasalahan lahan yang tak kunjung selesai, dengan tujuan agar bisa berdamai. Sekitar pukul 15.30 WIB pelaku datang mediasi pun dilakukan.

Selanjutnya, mediasi berjalan seperti biasanya. Namun karena tidak ditemukannya kata mufakat, lantas H. Hassek berkata sambil memukul lantai. Seketika itu pelaku Ambo Ilang terkejut dan reflek mengeluarkan badik dan menusuk korban.


Berita Terkait



add images