JAMBIUPDATE.CO,JAMBI - Rapat antara Panitia Khusus (Pansus) Konflik lahan DPRD Provinsi Jambi bersama PT. Wira Karya Sakti (WKS) seharusnya dilakukan hari ini. Namun, terpaksa ditunda karena Direktur PT. WKS berhalangan hadir.

Ketua Pansus konflik lahan DPRD Provinsi Jambi, Wartono mengatakan pihaknya menginginkan rapat dengan agenda pembahasan konflik lahan antara beberapa kelompok tani yang ada di Muaro Jambi dan Batanghari dengan pihak PT. WKS itu dihadiri langsung oleh Direktur PT. WKS atau delegasi yang diberikan mandat secara tertulis.

“Inikan menyangkut keputusan-keputusan di dalam rapat. Kita khawatir nanti kalau bukan Direktur yang hadir ternyata tidak dapat memutuskan pembahasan-pembahasan dalam forum,” kata Wartono (24/02).

Wartono mengungkapkan pihaknya menyanyangkan ketidak hadiran Direktur PT. WKS. Rapat tersebut, terang Wartono, merupakan upaya pihak pansus untuk menyelesaikan konflik yang terjadi. “Kalau persoalan ini selesai mereka juga tenang, kalau sekarangkan masih ada gesekan atau riya-riyanya,” sebut Wartono.

Untuk itu, kata Warotono, pansus akan kembali menjadwalkan pemanggilan ulang. “Jadi hari ini (rapat) kita tunda dulu kemudian nanti akan kita undang kembali dilain hari,” tegasnya.

Sementara itu, Humas PT. WKS, Taufik mengatakan ketidak hadiran atasannya itu bukan tanpa alasan yang urgen. Dirut PT. WKS, kata Taufik berhalangan hadir karena sedang sakit.

“Saya sudah jelaskan tadi karena Pak Direktur sedang berobat di Solo makanya kami tidak bisa mendapatkan surat tugas,” kata Taufik.

“Berhubung pak direktur kami sedang sakit kami akan menyusunkan sesuai dengan arahan pansus.

Pihaknya, kata Taufik, siap memenuhi pemanggilan pansus konflik lahan untuk duduk bersama membahas persoalan tersebut.

“Insya Allah dalam satu atau dua hari ini sesuai arahan pihak Dewan akan kami penuhi,” ungkapnya. (fth)


Komentar




add images