JAMBIUPDATE.CO, JAKARTA — Orang tua kita yang sudah meninggal benarkah masih bisa melihat dan mendengarkan kita di alam barzakh atau alam kubur?

Pendiri Pusat Studi Al Qur’an, Prof Muhammad Quraish Shihab menjelaskan orang tua kita yang sudah meninggal sebenarnya mereka hidup di alam barzakh, dia bisa melihat segala tindak-tanduk kita di dunia.

“Barzakh itu artinya pemisah, alam antara dunia dan akhirat. Ada di tengah. Alam antara dunia dan akhirat ini buat yang sudah meninggal matanya sangat tajam. Kalau kita tidak bisa lihat, tapi yang sudah meninggal bisa lihat kita di dunia,” ungkap Quraish Shihab dikutip dari akun Twitter @HafidzAlattas, Jumat (13/5/2022).

Ia menerangkan, pemisah (alam barzakh) itu bisa diilustrasikan seperti kaca. Mau kesana tidak bisa. Tapi dia bisa lihat dunia, bisa lihat akhirat. Di sana dia lihat kita dan bisa lihat tempatnya nanti di akhirat.

“Kalau kita di dunia, itu ada pesan begini ‘Jangan permalukan keluargamu dengan keburukan amalmu’. Dia sedih di sana, ‘kok keluarga saya di dunia begini’,” katanya.

Kemudian, bagaimana biar orang tua kita yang sudah meninggal senang? Pengarang Tafsir Al-Misbah ini menyebut, Dia punya teman-teman semasa hidup, kunjungi temannya, kirimkan hadiah untuk temannya. Itu dia senang.

Jadi bukan hanya mengirimkan Al Fatihah untuk dia, tapi banyak cara untuk menyenangkan orang tua kita disana

Quraish Shihab juga berpesan, kalau baca Al Fatihah, sebut namanya orang yang sudah meninggal. Misalnya untuk ibu saya, sebut namanya.

Ada kisah begini di kalangan orang-orang tasawuf. Ada kiriman dari orang tidak pakai alamat, itu yang mau dapat harus pergi ke tempat pembagian. Tapi kalau ada alamatnya langsung diantar ke tujuannya.

“Maka itu, sebutlah namanya. Al Fatihah ini ditujukan ke ibu saya, ke ayah saya. Itu ada alamatnya, dia tidak perlu capek-capek mengambil kiriman itu. Hal-hal seperti itu yang menyenangkan orang tua kita. Tidak ada lagi, bukan menunggu uang atau jabatan kita,” tegas ayah presenter Najwa Shihab tersebut.

Menurutnya, mereka yang sudah meninggal hanya menunggu doa kita. Senang di sana melihat keluarganya di dunia rukun, anak-anaknya masih memperhatikan teman-temannya semasa hidup. Itu yang menyenangkan mereka yang sudah mendahului kita. (dra/fajar)


Sumber: www.fajar.co.id

Komentar




add images