Mohd. Adrizal
Mohd. Adrizal (IST FOR JAMBIEKSPRES)

 

JAMBIUPDATE.CO, USAHA- tidak akan pernah mengingkari hasil. Pepatah itu cukup tepat disematkan pada diri Mohd. Adrizal. Meski kuliah di Bidang Keolahragaan, ia bisa mengembangkan bakat menulis, dan kini lulus sebagai dosen PNS di Universitas Jambi

SAFWAN PEBRIYANGSAH, Muaro Jambi

KATA-kata muda, kreatif, dan inspiratif tampaknya pantas dinobatkan kepada Mohd. Adrizal, pemuda kelahiran Ujung pasir Kabupaten Kerinci ini.
Pria yang akrab dipanggil izal ini sering disebut sebagai pemuda inspiratif Jambi.

Prestasi-prestasi yang telah ia torehkan telah membuktikan bahwa upaya dan kerja keras tidak akan pernah menghianati hasil.

Mohd. Adrizal mengenyam pendidikan S1 di Program Studi PORKES Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Jambi. Sejak duduk di bangku perkuliahan S1, ia dikenal sebagai sosok yang gemar dalam berorganisasi.

Kesibukannya dalam berorganisasi tampaknya tidak menghalanginya untuk meraih prestasi-prestasi di bidang akademik dan ekstrakurikuler lainnya. Hingga ia lulus dalam rentang waktu hanya tujuh semester dengan predikat Cumlaude.

“Bagi saya, kesibukan dalam berorganisasi tidak menjadi penghambat saya untuk meraih prestasi-prestasi di bidang akademik. Justru eksistensi dalam berorganisasi mendorong saya untuk maju di bidang akademik. Semuanya bergantung bagaimana kita memaknai keduanya dalam menetapkan prioritas dan kecerdasan dalam manajemen waktu," katanya.

Di samping kesibukannya dalam berorganisasi, Adrizal juga dikenal sebagai penulis. Tidak tanggung-tanggung ia telah menulis sebanyak 10 buku yang beredar di seluruh toko buku se-Indonesia.
Bahkan pada tahun 2017, ia dinobatkan sebagai Penulis Terpuji Anugerah Pena Award FLP Nasional. Dan bahkan buku karyanya yang berjudul 'Cinta di Bait Doa' pernah diterbitkan di tiga negara, yakni Indonesia, Brunei, dan Malaysia.

Pemuda inspiratif ini sering di undang di kampus-kampus se-Indonesia sebagai pemateri seminar dan webinar nasional. Di samping itu, ia juga menjalani aktivitas lainnya di bidang olahraga. Ia pernah dipercaya sebagai pelatih team basket SMAN Titian Teras dalam ajang kompetisi bergengsi nasional DBL.

Izal kemudian melanjutkan pendidikan S2 nya di Universitas Negeri Yogyakarta. Ia mendapatkan beasiswa Unggulan (BU) dari Kemendikbudristek RI.
Izal mengawali karier menulisnya sejak bergabung dengan komunitas Forum Lingkar Pena pada tahun 2014. Dimana dalam komunitas ini selalu melakukan pelatihan menulis baik itu secara local maupun nasional.

Di sana Ia banyak belajar dari penulis-penulis nasional tentang bagaimana menerbitkan sebuah buku. Akhirnya dengan keterbatasan ilmu menulisnya, dirinya mencoba menuangkan ide untuk buku pertamanya dan diterbitkan oleh penerbit.

Hal ini mendorongnya untuk selalu berkarya, setiap tahunnya Ia terpacu untuk selalu menuangkan gagasannya melalui tulisan agar dapat bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya. Sekalipun disiplin ilmu yang Ia tekuni adalah di bidang olahraga.

"Berkat kegemaran Saya yang sudah ada sejak berumur belasan tahun itulah yang mampu membuat Saya termotivasi untuk lebih mendalami bakat terpendam sebagai seorang penulis buku," kata Adrizal, Alumni Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Jambi.

Di sela-sela kesibukannya dalam berorganisasi, Izal juga menyempatkan dirinya untuk tetap berkarya. Tidak hanya menulis buku, ia juga banyak menulis artikel-artikel ilmiah di Jurnal International dan Conference International.

Bahkan ia mendapat penghargaan sebagai pemakalah terbaik 2 tahun berturut-turut di International Seminar on Science and Education (ISSE).

Ia menyelesaikan studi S2-nya di Universitas Negeri Yogyakarta dalam waktu yang singkat dan dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik UNY 2020 dengan IPK. 4.00 predikat Summa Cumlaude.
Saat ini Adrizal diketahui telah meraih cita-citanya sebagai Dosen di Universitas Jambi pada seleksi dosen tahun 2021. Tentunya dengan kerja keras dan upaya yang maksimal ia dapat meraih nilai tertinggi di formasi yang ia ambil. (*)


Komentar

Rekomendasi




add images