Nasir menambahkan, sapi yang terjangkit PMK itu nantinya tidak diperjualbelikan atau dipindahkan ke tempat lain. Dan akan diawasi terus oleh petugas medik veteriner/paramedik yang ditunjuk dibawah pengawasan dokter hewan berwenang.
Untuk pengobatan, kata Dia, diobati dengan metode supportif. Yakni pemberian vitamin untuk meningkatkan daya tahan. Lalu untuk peningkatan imunitasnya diberikan anti radang dan alergi. "Juga diberikan antibiotika untuk mencegah infeksi sekunder.
Penyomprotan (desinfeksi)kandang dan sekitarnya,peralatan dan bahan lainnya yang tercemar," pungkasnya. (aba)
