JAMBIUPDATE.CO, BATANGHARI - Laga League 1 Askab PSSI Batanghari Tahun 2022 tuai kritikan. Pasalnya diduga kurang profesionalnya wasit pada saat laga BLFC melawan PSBM. Wasit yang di pimpin oleh Mardiansyah di duga melakukan kecurangan. Bagaimana tidak gol yang di ciptakan oleh pemain dari BLFC di anggap offside. Jumat (05/08).

Pelatih BLFC Ali saat di konfirmasi mengatakan bahwa club yang ia latih di rugikan oleh ulah wasit. " kami sangat di rugikan sekali, sebab gol yang di ciptakan oleh pemain tidak offside, namun keputusan wasit menganggap itu offside, padahal itu sama sekali tidak offside," ucapnya.

Dikatakan Ali, gol yang di ciptakan sekitar menit ke 17.21 adalah gol yang sah," itu golnya sah, sebab itu namanya bola rebound, ketika di tendang oleh pemain kami dan terkena gawang lawan dan memantul, kemudian di tendang kembali oleh pemain kami, dan akhirnya Masuk, namun wasit menilai itu adalah offside," jelas Ali.

Sebagai pelatih, Ali meminta agar hal seperti ini untuk di usut tuntas, jangan sampai merugikan club manapun," sebaiknya wasit harus profesional, kalau seperti ini wasit tidak profesional dan bisa merusak Marwah PSSI Batanghari," katanya.

Dirinya menyebutkan, bahwa club ia bina akan melayangkan surat protes kepada PSSI Batanghari dan PSSI Jambi," surat protes akan kita layangkan," imbuhnya.

Kemudian, Goal yang dicetak oleh Pemain PSBL Nomor Punggung 6 yang kami anggap sah pada babak kedua dikisaran Menit Ke 17:21. Namun oleh Wasit yang memimpin pertandingan, dianggap tidak sah/dibatalkan. " Dimana saat itu AW1 mengangkat bendera dan menyatakan Offside. " Kesalnya.

Sekedar di ketahui untuk skor dalam pertandingan tersebut BLFC (3) VS PSBM (4).(rza)


Komentar




add images