JAMBIUPDATE.CO,JAMBI - Pembangunan SMAN 12 Jambi yang kini dalam proses pembangunan di Kecamatan Alam Barajo dinilai sudah tepat. Hal ini disampaikan Kemas Alfarabi anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Kata Dia, kebutuhan akan SMA di kawasan tersebut juga karena semakin banyaknya jumlah penduduk di kawasan tersebut.

"Di Kecamatan Alam Barajo khususnya Simpang Rimbo itu wilayah yang paling banyak perumahan, di Alam Barajo tahun 2018 itu sudah 51 perumahan yang berada di kawasan Kampung Rajo setelah itu baru Kota Baru," ujar Kemas Alfarabi.

"Kemudian daerah terluas dari 11 Kecamatan di Kota Jambi itu Alam Barajo juga, jumlah penduduk juga paling banyak di 2021 itu 108.000 jiwa, kecamatan lain itu di bawah jumlah itu. Jadi memang sangat dibutuhkan masyarakat adanya SMA di kawasan itu," tegasnya.

Masih kata Kemas Alfarabi, jarak dari limbah RPH ke lokasi pembangunan itu lebih dari 100 meter yang dianggap memang cukup jauh.

"Soal aroma, Saya menilai itu bisa kita pahami kekhawatiran itu, akan tetapi pada akhirnya ke rumah potong hewan itu memang harus dipindahkan," katanya.

Kemas Alfarabi meminta agar aktivitas RPH tidak lagi menggunakan akses jalan yang berada di depan, namun dialihkan untuk membuka jalan yang berada di samping RPH.
Sehingga dengan demikian, tidak menggangu aktivitas ataupun menyentuh wilayah depan.

"Masalah ternak masuk itu kan sekarang pakai pintu dari depan, nah kita minta untuk tidak lagi pakai jalan itu, pakai jalan lain yang di samping," katanya.

Kemas Alfarabi juga menegaskan, bangunan yang berada di depan RPH juga tidak akan dirobohkan. Karena memang pembangunan gedung SMA ini dibangun baru dan menggunakan tanah kosong.

"Bangunan depan RPH itu tidak diganggu atau dirobohkan mereka bangun tanah kosong. Saya kira ini tinggal teknis. Ini tentang good will nya saja," katanya. (fth)


Komentar

Rekomendasi




add images