iklan

JAMBIUPDATE.CO, JAMBI-Blokir jalan terhadap kendaraan muatan besar di kawasan Pelabuhan Talang Duku di Kecamatan Tanggo Rajo, Muaro Jambi, akhirnya dibuka masyarakat setelah 2 hari di blokade.

Sebelumnya, masyarakat geram, karena ada kesepakatan dari perusahaan-perusahaan yang akan urunan untuk perbaikan jalan, namun sampai aksi itu berlangsung, baru 2 perusahaan yang menunaikan kewajiban, dari 20 perusahaan yang ada.

Hanya saja, setelah aksi pemblokiran, baru perusahaan menjalankan keputusan itu, dan kini hanya tinggal 4 perusahaan lagi yang belum.

Kepala Desa Talang Duku Muslim mengatakan, dari 20 perusahaan yang ada dikawasan Taman Rajo tinggal 4 perusahaan yang belum membayar sesuai kesepakatan perbaikan jalan. Dari informasi terakhir yang didapatnya baru Rp5,2 Miliar yang terkumpul.

“Untuk perusahaan yang belum ini alasannya, karena ada yang sedang tertimpa musibah tapi kita tak tahu rincinya. Perusahaan yang lainnya beralasan mereka baru dibangun. Yang belum ini kita serahkan ke Pemkab dan Pak Gubernur karena janjinya menelpon perusahaan itu,” ucapnya saat dihubungi Jambi Ekspres (induk jambiupdate.co).

Perusahaan yang diminta kontribusinya untuk jalan ini bergerak di bidang CPO, Batu bara, dan pasir usaha kecil. “Besarannya untuk satu perusahaan CPO 50 persen , batubara 40 persen dan usaha lainnya 10 persen dari nominal yang ditetapkan Rp8 Miliar,” akunya.

“ Kalau hitungannya seingat saya Rp480 juta untuk satu perusahaan CPO. Rinciannya saya lupa karena sekarang yang terpenting sudah ada  pelaksana PT Abunsendi terlihat yang mulai mengukur jalan kami juga,” tambahnya.

Muslim mengakui dari informasi Pemkab Muaro Jambi jalan di lokasi ini merupakan jalan industri. “Kami tahunya selama ini jalan kabupaten dan Pemkab bilang ini jalan industri. Harapan kami agar jadi yang sudah disepakati pada malam Rabu (14/9). Dan jalan kami buka blokadenya pada Kamis (15/9) pukul 03.00 subuh,” akunya.

Ia menambahkan, kesepakatan perbaikan jalan dibuat pada November 2021. Saat itu jalan mulai rusak, dan ketika hujan ada air tergenang. “Sekarang yang rusak 3 kilometer di Desa Talang Duku. Janjinya jalan ini setelah ini akan dikerjakan selama 4 bulan sama dengan masa usia beton,” katanya.

Adapun aksi blockade ini dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Taman Rajo, Pemuda Talang Duku dan Ibuk.

Sementara untuk Pelindo yang berada di lokasi Muslim mengatakan tak termasuk dalam hitungan 20 perusahaan. “Untuk Pelindo ini kami sudah ketemu, dan mereka lagi hubungi pimpinannya lagi di Jakarta, dan saat ini belum ada petunjuk apakah ikut dalam perbaikan jalan,” katanya.  

(aba)


Berita Terkait