"Selain itu, sebanyak 150 orang berandalan bermotor ini juga sudah kita lakukan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya," tambahnya.
Ditegaskan Eko, pihaknya tidak akan memberikan ruang dan celah kepada para berandalan bermotor ini untuk membuat onar di tengah masyarakat.
"Ini adalah termasuk kasus yang mendapatkan atensi yang luas dari publik dan pimpinan sehingga kita harus bekerja keras untuk memastikan masyarakat Kota Jambi merasa aman dan nyaman," tutupnya. (raf)
