Hal ini ditegaskan Haris harus diselesaikan, karena pihaknya malu sudah 4 periode gubernur masalah Bangun Serah Guna (BOT) polemik ini belum selesai.
“Ini padahal pekerjaan yang mudah, dan kita tidak ada berkonflik di pengadilan, hanya antar kita saja,” ucapnya.
“Pada rapat ini saya menegaskan lagi paling lama 3 bulan permasalah sudah selesai, dan saya langsung ambil alih masalah ini. Karena pemerintah ini bekerja terukur, tepat dan cepat agar kita bisa beralih ke hal lainnya,” terangnya.
Ditanya tanggapan sementara dari PT.EBN , Haris mengakui sebenarnya dari pihak ketiga sudah mengajukan semua (addendum), hanya Pemprov dalam hal ini TKKSD yang di Ketua Sekda Provinsi Jambi saja yang belum clear. “(EBN) sudah ajukan semua, addendum sudah semua tinggal dilihat mana yang bisa disetujui dan tidak,” ucapnya.
