iklan
(HUMAS ASPROV PSSI JAMBI)

Peristiwa itu terjadi pada menit ke 87. Skor pertandingan saat itu 4-2 untuk keunggulan Tebo.

Saat itu terjadi pergantian pemain Tebo nomor punggung 8 atas nama Wawan Andika karena mengalami cedera.

‘’Nah itu ada alurnya. Awalnya yang mau diganti itu pemain nomor punggung 10. Kertas penggantian pemain itu pun sudah masuk ke announcer. Namun pada saat pertandingan, nomor punggung 8 itu cedera. Asisten Pelatih Tebo, Hambali, kemudian mengkonfirmasi kepada wasit cadangan, apakah boleh diganti (bukan nomor 10 yang ditarik ke luar tapi nomor 8), dan itu boleh. Namun saat itu, nomor punggung 8 dirawat atau dalam penanganan medis. Sehingga dia tidak tahu kalau dia sudah diganti,’’ jelas Ari.

Kemudian, lanjut Ari, nomor punggung 6 kemudian masuk ke lapangan. Sementara nomor punggung 8, dia benar-benar tidak tahu kalau sudah diganti.

‘’Kemudian dia nyelonong masuk ke lapangan tanpa se izin wasit, hakim garis, perangkat pertandingan dan official yang lain. Kalau dalam aturan pertandingan, itu namanya tidak sportif. Masuk kembali tanpa seizin wasit, dan itu harus dikasih kartu kuning. Wasit dan asisten wasit saat itu masih fokus dalam pertandingan,’’ ujarnya.


Berita Terkait



add images