JAMBIUPDATE.CO, MUARASABAK- Salah satu jamaah haji asal Kabupaten Tanjabtim yang ditunda kepulangannya karena sakit tidak sadarkan diri atau koma mendapat perawatan dari rumah sakit Arab Saudi.
Satu jamaah haji asal Kabupaten Tanjabtim tersebut atas nama Hj. Indo Nyili (87), warga Dusun Makmur Desa Teluk Kijing, Kecamatan Nipah Panjang. Hj. Indo Nyili diketahui sakit sejak 2 hari sebelum kepulangan jamaah haji ke Indonesia.
Petugas Haji Daerah Khusus Nipah Panjang, Heli Januardi mengatakan, bahwa Hj. Indo Nyili mendapat pelayanan perawatan dari Kedutaan Arab Saudi dan Kedutaan Indonesia di rumah sakit King Faisal Arab Saudi. Informasi terkahir yang didapat bahwa saat ini beliau masih koma.
"Alhamdulillah ibu Hj. Indo Nyili mendapatkan pelayanan di rumah sakit Arab Saudi. Namun untuk saat ini informasinya beliau masih belum sadar," katanya.
Dijelaskannya, bahwa setelah nanti yang bersangkutan sudah sembuh dari sakitnya, maka Kedutaan Arab Saudi dan Kedutaan Indonesia akan mengurus kepulangannya dengan pelayanan khusus bersama kloter jamaah haji yang lainnya.
"Namanya itu Tanazul Akhir, yaitu masa menunggu ketika jamaah haji sakit dan tidak bisa dipulangkan ke Indonesia. Saat ini kita masih menunggu informasi perkembangan kondisi beliau," jelasnya.
Terpisah, Yuliardi salah satu keluarga dari Hj. Indo Nyili saat dikonfirmasi menerangkan, bahwa pihak keluarga mendapat informasi beliau masuk rumah sakit pada Jumat 17 Juli 2023. Dan sampai saat ini informasinya beliau belum sadarkan diri.
"Iya kita mendapatkan kabar itu, saat beliau masuk ke rumah sakit di sana. Tapi kondisi terbaru belum dapat info, tapi informasi terakhir masih koma," terangnya.
Dia bersama keluarga besar dari Hj. Indo Nyili berharap, bahwa beliau dapat segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT, sehingga belia bisa pulang ke Indonesia dan berkumpul kembali bersama keluarganya.
"Kami sangat berharap nenek kami bisa sembuh, dan bisa secepatnya pulang ke rumah kumpul lagi bersama keluarga," harapnya. (lan)
