iklan Kesehatan Jamaah Haji Jambi yang Kembali dari Mekkah Dipantau 21 Hari ke Depan
Kesehatan Jamaah Haji Jambi yang Kembali dari Mekkah Dipantau 21 Hari ke Depan

Sementara itu, Humas Kanwil Kemenag Agama Provinsi Jambi Paspihani mengatakan, hingga Minggu (23/7) sudah 6 Kloter yang tiba di Jambi.

Selebihnya ada 3 kloter lagi. "Nantinya Kloter BTH 23 akan tiba pada Senin (23/7) sore, kemudian BTH 24 Selasa Malam (25/7). Sedangkan Kloter terakhir Jambi yakni Kloter 34 yang merupakan kuota tambahan haji Jambi dari 11 Kabupaten/Kota akan tiba pada beberapa hari berselang, tepatnya pada 4 Agustus mendatang," katanya.

Adapun pada kedatangan terakhir seperti pada Kloter 21 (asal Merangin dan Kerinci) diberangkatkan pulang dari Madinah pada Jumat (21/7) sekitar pukul 10.10 Waktu Arab Saudi (WAS) menggunakan maskapai Saudi Airlines menuju Jambi melalui Embarkasi Batam, 366 jamaah haji Kloter BTH 21 Provinsi Jambi tiba dengan selamat di Bandara Hang Nadim Batam pada Sabtu (22/7) pukul 02.42 WIB.

Selanjutnya, para jamaah haji diberangkatkan pulang menuju Jambi dengan menggunakan 2 pesawat, dimana pesawat pertama membawa sebanyak 186 jamaah haji yang diterbangkan pukul 05.25 WIB dan pesawat kedua diberangkatkan pukul pukul 05.52 WIB dengan membawa sebanyak 182 jemaah haji.

Ketua Kloter BTH 21 Jambi, H. Muhammad Rasyid melaporkan bahwa jamaah haji Kloter BTH 21 asal Kabupaten Merangin dan Kabupaten Kerinci yang diberangkatkan ke tanah suci sebanyak 372 orang. Namun, jamaah haji yang pulang ke tanah air sebanyak 366 orang, yaitu 361 jamaah haji dan 5 petugas kloter.

Jamaah haji Kloter BTH 21 yang wafat di tanah suci sebanyak 3 orang yaitu Syaripuddin bin Mat Sti dari Kabupaten Kerinci yang wafat di Mina, Mat Rum Mat Ripat dari Kabupaten Kerinci yang wafat di Mekkah, dan Dalman Ali Saleh dari Kabupaten Kerinci yang meninggal dunia yang wafat di Mina jelang kepulangan menuju ke tanah air.

Sementara, ada 2 orang jamaah haji yang harus dirawat di rumah sakit, yaitu H. Basir bin Sabutil yang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi German Mekkah dan H. Jamaluddin Muhammad yang dirawat di Rumah Sakit Al Madinah. Serta, 1 orang jamaah haji terpaksa harus tinggal di tempat karena alasan tertentu.

Dirinya menuturkan bahwa semua jamaah haji dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji dengan baik. Selanjutnya meminta seluruh jamaah kembali ke daerah asal masing-masing dengan penuh ketulusan untuk saling memaafkan. “Jika ada kesalahan, maka selesaikan dan habiskan saja di tempat ini dan akan kembali ke daerah masing-masing,” pungkasnya.(aba)


Berita Terkait



add images